Kuliah Umum Unand Kupas Strategi Risiko Korporasi Energi

  • 19 Mei 2026 00:24 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Universitas Andalas (Unand) kembali menggelar kuliah umum inspiratif bertema “Peran Strategis Manajemen Risiko dalam Mendorong Keberlanjutan Korporasi Energi” di Fakultas Teknik Unand, Senin, 18 Mei 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan Direktur Manajemen Risiko Pertamina New & Renewable Energy, Iin Febrian, sebagai narasumber utama.

Kuliah umum ini membahas berbagai pengalaman profesional yang berkaitan dengan passion, kepemimpinan, budaya kerja, hingga kemampuan beradaptasi menghadapi perubahan dunia industri yang terus berkembang. Mahasiswa mendapatkan gambaran langsung mengenai tantangan dan strategi dalam membangun karier di sektor energi.

Dalam pemaparannya, Iin Febrian menjelaskan keberhasilan dalam dunia kerja ditentukan oleh tiga fondasi utama, yakni passion, semangat dan motivasi, serta leadership dan kemampuan eksekusi. Baginya, seorang yang bekerja tanpa passion akan sulit menemukan energi dan makna dalam pekerjaannya.

“Passion tidak selalu muncul sejak awal, tetapi bisa tumbuh ketika seseorang menemukan arti dari pekerjaan yang dijalani. Kadang passion hadir justru setelah kita menjalani proses panjang dan belajar memahami tanggung jawab yang diberikan,” ucapnya.

Ia juga menceritakan pengalamannya saat pertama kali bergabung dengan Pertamina pada 2002 dan ditempatkan di bidang penjualan meski berharap berada di sektor produksi. Dengan kesungguhan mempelajari bidang tersebut, Ia berhasil berkembang menjadi kepala cabang termuda hingga akhirnya dipercaya menjadi GM termuda di perusahaan.

“Keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh posisi awal yang kita inginkan, tetapi bagaimana kita mampu belajar, beradaptasi, dan memberikan hasil terbaik di tempat kita berada. Pengalaman memimpin MOR Papua juga membuktikan bahwa motivasi tim dan pelayanan yang baik mampu membawa perubahan besar dalam waktu singkat,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Unand, Is Prima Nanda menyebutkan kuliah umum tersebut menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk memahami dunia industri langsung dari praktisi. Mahasiswa teknik saat ini harus memiliki kemampuan kepemimpinan, komunikasi dan daya adaptasi selain penguasaan akademik dan teknis.

"Saya berharap melalui kegiatan ini bisa memperluas wawasan mahasiswa sekaligus meningkatkan kesiapan lulusan Fakultas Teknik Unand menghadapi tantangan industri energi dan persaingan global. Pengalaman serta wawasan yang dibagikan narasumber dinilai menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk memahami dinamika dunia kerja profesional," tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....