Atasi Bahaya Text Neck akibat Terlalu Lama Menunduk Menatap Gadget

  • 20 Mei 2026 12:18 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Kebiasaan menunduk dalam waktu lama saat menggunakan ponsel pintar ternyata memicu sindrom text neck yang merusak struktur tulang leher. Kondisi ini terjadi karena otot leher harus menahan beban kepala yang terasa berkali-kali lipat lebih berat saat posisi condong ke depan.

Menurut edukasi kesehatan fisik dari Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes RI, sindrom ini dapat memicu nyeri kronis pada bahu hingga kesemutan di area lengan. Jika dibiarkan tanpa penanganan, kelainan postur ini bisa berlanjut pada pengapuran tulang belakang di usia produktif.

Trik paling sederhana adalah dengan selalu mengangkat posisi ponsel sejajar dengan pandangan mata saat Anda sedang membaca pesan. Langkah ini sangat efektif untuk mengurangi sudut kemiringan leher sehingga otot-otot penyangga kepala tetap dalam kondisi rileks.

Melakukan peregangan otot leher ke arah atas dan samping setiap tiga puluh menit sekali juga sangat disarankan bagi pengguna aktif. Hal ini berguna untuk melancarkan sirkulasi darah dan mencegah kekakuan otot trapezius akibat posisi statis.

Masyarakat dihimbau untuk lebih peka terhadap sinyal rasa pegal yang muncul di sekitar pundak saat bermain gawai. Jangan mengabaikan gejala awal tersebut karena bisa menjadi indikasi ketegangan saraf yang lebih serius.

Membatasi waktu penggunaan gawai di luar jam kerja atau melakukan digital detox secara berkala juga terbukti membantu memulihkan postur tubuh. Tubuh manusia dirancang untuk bergerak dinamis, bukan untuk menatap layar dalam posisi membungkuk seharian.

Data dari Kementerian Kesehatan RI mengingatkan bahwa investasi kesehatan postur sejak usia muda akan sangat menentukan kebugaran fisik di masa tua. Mari ubah kebiasaan menunduk demi menjaga kelurusan tulang belakang dan kenyamanan aktivitas harian Anda.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....