Ambisi Mencari Konten Berujung Teror pada 402 Rumah Sakit Angker Korea
- 13 Jul 2026 16:25 WIB
- Padang
RRI.CO.ID, Padang - Dunia konten digital telah melahirkan banyak kisah ekstrem, tetapi bagaimana jika sebuah aksi demi mengejar viral justru membuka pintu menuju kengerian yang sesungguhnya? Itulah premis yang diangkat dalam 402: Rumah Sakit Angker Korea, film horor terbaru garapan Anggy Umbara yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026. Diproduksi oleh MD Pictures, film ini merupakan adaptasi resmi dari film Korea Selatan fenomenal Gonjiam: Haunted Asylum, namun hadir dengan sentuhan budaya Indonesia yang membuat terornya terasa lebih dekat bagi penonton tanah air.
Cerita berpusat pada sekelompok kreator konten yang nekat memasuki sebuah rumah sakit tua di Korea Selatan yang dikenal memiliki sejarah kelam. Berbekal kamera dan siaran langsung, mereka berharap mendapatkan tayangan yang mampu menarik jutaan penonton. Namun, semakin jauh mereka menelusuri lorong-lorong kosong rumah sakit, semakin banyak kejadian ganjil yang sulit dijelaskan oleh logika. Ketakutan yang semula dianggap sekadar hiburan perlahan berubah menjadi perjuangan untuk bertahan hidup.
Berbeda dari versi aslinya, 402: Rumah Sakit Angker Korea menghadirkan elemen baru berupa ritual pemanggilan arwah yang memadukan nuansa mistis Korea dengan sentuhan budaya Indonesia. Bahkan, para pemain harus mempelajari mantra berbahasa Korea demi menghadirkan adegan yang terasa autentik. Perpaduan dua budaya inilah yang menjadi identitas baru film, sekaligus memberikan pengalaman horor yang berbeda dari kebanyakan remake.
Film ini juga mempertahankan gaya found footage, membuat penonton seolah ikut berada di lokasi kejadian. Untuk menciptakan kesan realistis, proses syuting menggunakan 28 kamera yang dioperasikan langsung oleh para pemain. Teknik tersebut menghasilkan visual yang lebih natural, sehingga setiap kepanikan, teriakan, dan kemunculan sosok misterius terasa semakin nyata dan membuat bulu kuduk berdiri.
Deretan pemain seperti Arbani Yasiz, Elang El Gibran, Lea Ciarachel, Aylena Fusil, Diandra Agatha, Saputra Kori, hingga debut akting Jang Hansol menjadi daya tarik tersendiri. Kehadiran Jang Hansol dinilai mampu memperkuat nuansa Korea dalam cerita, sementara chemistry para pemain berhasil menggambarkan kepanikan sekelompok anak muda yang perlahan menyadari bahwa mereka tidak sendirian di dalam bangunan tersebut.
Bagi pencinta horor, 402: Rumah Sakit Angker Korea bukan hanya menawarkan jumpscare, tetapi juga atmosfer mencekam yang dibangun perlahan hingga mencapai puncaknya. Dengan perpaduan kisah urban legend, teknik found footage yang intens, serta sentuhan budaya Indonesia dan Korea, film ini siap menjadi salah satu tontonan horor paling dinantikan pada Juli 2026. Jika selama ini rumah sakit identik dengan tempat menyelamatkan nyawa, film ini justru mengajak penonton bertanya: bagaimana jika ada bangunan yang tak pernah benar-benar ditinggalkan penghuninya?
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....