Dukun Magang, Horor Komedi Absurd Tentang Mahasiswa Skeptis Terjebak di Dunia Gaib

  • 31 Mei 2026 16:47 WIB
  •  Padang

RRI.CO.ID, Padang - Film horor Indonesia kembali menghadirkan warna baru lewat Dukun Magang yang dijadwalkan tayang mulai 18 Juni 2026 di bioskop seluruh Indonesia. Berbeda dari horor kebanyakan yang penuh suasana gelap dan serius, film ini mencoba memadukan teror mistis dengan komedi segar yang terasa dekat dengan kehidupan anak muda. Dengan latar desa penuh rahasia gaib dan karakter utama yang sama sekali tidak percaya dunia mistis, Dukun Magang siap menghadirkan pengalaman menonton yang menegangkan sekaligus mengocok perut.

Cerita film ini berpusat pada Raka, seorang mahasiswa tingkat akhir yang frustrasi karena skripsinya terus ditolak dosen pembimbingnya. Demi bisa cepat lulus, ia memilih meneliti dunia perdukunan di Desa Kalimati, sebuah desa terpencil yang terkenal dengan tradisi mistisnya. Bersama Sekar dan sahabatnya Boiman, Raka awalnya datang hanya untuk mencari bahan penelitian. Namun semuanya berubah kacau ketika mereka tanpa sengaja membebaskan Kuntilanak Hitam yang telah lama dikurung di desa tersebut. Dari situlah Raka yang skeptis justru dipaksa belajar menjadi “dukun magang” demi menyelamatkan warga desa dari teror gaib yang semakin mengerikan.

Film ini diperkuat oleh deretan pemain muda dan komedian yang membuat suasana film terasa hidup. Jefan Nathanio memerankan Raka, mahasiswa ambisius dengan rasa ingin tahu tinggi, sementara Hana Saraswati hadir sebagai Sekar, gadis desa cerdas yang tetap dekat dengan tradisi mistis keluarganya. Selain itu, film ini juga dibintangi Fajar Nugra sebagai Boiman, Adi Sudirja sebagai Mbah Djambrong, Dodit Mulyanto, Wira Nagara, Mang Osa, Mo Sidik, hingga Salsabila Zahra yang ikut meramaikan kekacauan cerita penuh teror dan humor absurd tersebut.

Di balik layar, Dukun Magang disutradarai oleh Chiska Doppert yang dikenal piawai menggabungkan unsur komedi dengan suasana horor lokal. Film ini diproduksi oleh Dens Vision Multimedia bekerja sama dengan Wahana Pictures, dengan produser Sahrul Gibran dan Jems Sumartumin. Sementara itu, naskah film ditulis oleh Endik Koeswoyo, Mo Sidik, dan Adi Nugroho yang mencoba menghadirkan cerita ringan tetapi tetap sarat unsur budaya mistis Indonesia.

Yang membuat Dukun Magang terasa berbeda adalah cara film ini memainkan benturan antara logika modern dengan kepercayaan tradisional masyarakat desa. Raka yang sejak awal menganggap perdukunan hanya omong kosong perlahan dipaksa menghadapi kenyataan yang tidak bisa dijelaskan akal sehat. Namun di tengah suasana mencekam itu, humor-humor spontan dari karakter Boiman dan tingkah absurd para warga desa membuat film ini terasa lebih ringan dan menghibur tanpa kehilangan nuansa horornya.

Dengan konsep horor komedi yang segar, deretan pemain yang kuat, dan nuansa budaya lokal yang kental, Dukun Magang diprediksi menjadi salah satu film hiburan Indonesia paling menarik di pertengahan tahun 2026. Film ini bukan hanya menghadirkan teror Kuntilanak Hitam, tetapi juga perjalanan seorang anak muda yang dipaksa percaya bahwa tidak semua hal di dunia bisa dijelaskan dengan logika. Saat tayang mulai 18 Juni mendatang, Dukun Magang siap membawa penonton tertawa sekaligus merinding dalam satu pengalaman yang benar-benar di luar dugaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....