Gianto Hartono Didukung Penuh Insan Olahraga, Jelang Musorprov KONI Jabar

  • 22 Sep 2026 14:24 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Menjelang pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Jawa Barat yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026, dinamika kepemimpinan organisasi olahraga tersebut mulai menjadi perhatian. Nama Sekretaris Umum KONI Jawa Barat, Gianto Hartono, disebut mendapat dukungan dari berbagai kalangan insan olahraga, mulai dari pimpinan cabang olahraga, atlet hingga pelatih.

Dukungan terhadap Gianto Hartono muncul di tengah persiapan menuju proses pergantian kepemimpinan KONI Jawa Barat untuk periode berikutnya. Sejumlah pimpinan cabang olahraga disebut mendorong Gianto untuk maju dan mengikuti proses pencalonan sebagai Ketua Umum KONI Jawa Barat.

Meski demikian, tidak seluruh insan olahraga Jawa Barat memiliki pengalaman berinteraksi langsung dengan Gianto Hartono dalam aktivitas organisasi maupun pembinaan olahraga. Salah satunya adalah Tri Haryanto ,pelatih angkat berat Jawa Barat, yang mengaku hingga kini belum pernah melakukan pertemuan langsung dengan Sekum KONI Jabar tersebut.

Tri menjelaskan, selama menjalankan aktivitasnya sebagai pelatih, komunikasi dan koordinasi dengan KONI Jawa Barat lebih banyak dilakukan melalui Ketua Umum Pengprov cabang olahraga. Mekanisme tersebut membuat dirinya belum memiliki kesempatan untuk berkomunikasi secara langsung dengan Gianto Hartono.

"Untuk urusan ke KONI selama ini adalah ranah Pak Sugito sebagai Ketum Pengprov. Saya sendiri belum pernah ketemu langsung," ujar Tri.Selasa 22 September 2026,di Bandung.

Kendati belum pernah bertemu secara langsung, Tri mengaku tetap mengetahui peran Gianto Hartono dalam struktur KONI Jawa Barat. Menurutnya, sebagai Sekretaris Umum, Gianto memiliki posisi dalam mendukung berbagai kebutuhan organisasi dan pembinaan olahraga prestasi di Jawa Barat.

Ketika ditanya mengenai pengalaman dalam persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) maupun sejumlah event olahraga lainnya, Tri menilai keberadaan jajaran KONI Jawa Barat tetap memberikan dukungan terhadap tim. Ia melihat dukungan organisasi menjadi salah satu bagian dari proses panjang dalam mempersiapkan atlet dan pelatih menghadapi kompetisi.

"Secara umum pasti membantu tim, terbukti sukses dalam event PON yang lalu," katanya. Pernyataan tersebut disampaikan Tri berdasarkan pengamatannya terhadap proses pembinaan dan persiapan tim dalam menghadapi berbagai kejuaraan olahraga.

Menurut Tri, keberhasilan sebuah tim dalam menghadapi ajang besar tidak hanya ditentukan oleh kemampuan atlet di arena pertandingan. Persiapan tersebut juga membutuhkan kerja sama antara atlet, pelatih, pengurus cabang olahraga dan jajaran KONI sebagai organisasi pembina olahraga prestasi.

Kolaborasi antar elemen olahraga tersebut dinilai penting untuk menjaga kesinambungan prestasi Jawa Barat di tingkat nasional. Karena itu, Tri berharap dinamika kepemimpinan KONI Jabar tetap berjalan dengan mengutamakan kepentingan pembinaan atlet dan peningkatan prestasi.

Terkait munculnya dukungan terhadap Gianto Hartono untuk maju sebagai calon Ketua Umum KONI Jawa Barat, Tri menyebut hal tersebut sebagai bagian dari dinamika organisasi. Ia berharap siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah dapat membawa arah pembinaan olahraga Jawa Barat menjadi semakin baik.

"Beliau banyak diminta pimpinan cabor untuk maju sebagai Ketum KONI. Semoga ini yang terbaik untuk masa depan prestasi olahraga Jawa Barat," ucapnya.

Sebagai pelatih yang terlibat langsung dalam proses pembinaan atlet, Tri menyadari dirinya tidak memiliki hak suara dalam proses pemilihan Ketua Umum KONI Jawa Barat. Meski demikian, ia tetap memberikan dukungan secara moral terhadap proses Musorprov dan kepemimpinan KONI Jabar yang akan datang.

"Walau tidak punya hak suara, paling tidak dengan doa yang tulus," kata Tri. Menurutnya, dukungan terhadap kemajuan olahraga Jawa Barat tidak selalu harus diwujudkan melalui keterlibatan dalam proses pemungutan suara.

Tri berharap pelaksanaan Musorprov KONI Jawa Barat dapat berlangsung dengan baik dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu melanjutkan pembinaan olahraga secara berkesinambungan. Ia menilai keberlanjutan program menjadi hal penting agar capaian prestasi yang telah dibangun selama ini dapat terus dipertahankan dan dikembangkan.

Jika Gianto Hartono nantinya dipercaya menggantikan Prof. Muhammad Budiana sebagai Ketua Umum KONI Jawa Barat, Tri berharap berbagai program yang selama ini telah berjalan dengan baik tetap dilanjutkan. Ia juga berharap kepemimpinan berikutnya mampu melakukan peningkatan program sesuai kebutuhan atlet, pelatih dan cabang olahraga.

"Harapan saya, kalau beliau menjadi Ketum KONI Jabar, bisa meneruskan dan meningkatkan apa yang selama ini sudah baik dilakukan oleh Bapak Budiana," pungkas Tri. Harapan tersebut sekaligus menekankan pentingnya kesinambungan pembinaan sebagai bagian dari upaya menjaga prestasi olahraga Jawa Barat pada masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....