PESTI Jabar Dukung Gianto Hartono Pimpin KONI 2026-2030

  • 12 Sep 2026 16:41 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Menjelang Musyawarah Olahraga Provinsi (Musprov) KONI Jawa Barat, dinamika pencalonan Ketua Umum KONI Jabar periode 2026–2030 semakin menghangat. Sejumlah cabang olahraga mulai menyampaikan pandangan dan dukungan terhadap figur yang dinilai mampu membawa organisasi olahraga prestasi Jawa Barat menghadapi tantangan ke depan.

Nama Gianto Hartono, yang akrab disapa Ogi, menjadi salah satu figur yang mendapat perhatian. Selain menjabat sebagai Sekretaris Umum KONI Jawa Barat, Gianto juga merupakan Ketua Umum Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Jawa Barat. Pengalaman tersebut menjadi salah satu alasan sejumlah cabang olahraga mendorongnya untuk maju dalam bursa Ketua Umum KONI Jabar.

Sekretaris Umum Persatuan Soft Tenis Indonesia (PESTI) Jawa Barat, Hendra Guntara, menyampaikan bahwa dukungan terhadap Gianto Hartono merupakan arahan dari Ketua Umum PESTI Jabar, Andy K.R. Garna.

Menurut Hendra, Gianto Hartono memiliki rekam jejak dan kapasitas yang layak untuk memimpin KONI Jawa Barat pada periode mendatang.

"Atas arahan Ketua Umum PESTI Jawa Barat, Pak Andy K.R. Garna, kami mendukung penuh Pak Gianto Hartono menjadi Ketua KONI Jawa Barat periode 2026–2030," ujar Hendra.Sabtu 12 September 2026.di Bandung.

Dukungan tersebut tidak semata-mata didasarkan pada posisi Gianto sebagai Sekum KONI Jabar. PESTI Jawa Barat melihat pengalaman dan keterlibatannya dalam pembinaan olahraga sebagai modal penting untuk mengelola organisasi yang menaungi puluhan cabang olahraga di Jawa Barat.

"Kami menilai Pak Gianto Hartono memiliki rekam jejak yang tidak kaleng-kaleng untuk memimpin KONI Jawa Barat ke depan," kata Hendra.

Menurut Hendra, tantangan olahraga Jawa Barat tidak semakin ringan. Setelah keberhasilan mempertahankan gelar juara umum PON, KONI Jabar harus segera mempersiapkan agenda besar berikutnya, termasuk babak kualifikasi PON yang akan dimulai pada 2027.

"Terlebih ke depan kita menghadapi momentum besar. Pada 2027, kita harus mulai persiapan BK PON. Kemudian, bagaimana mempertahankan Jawa Barat sebagai juara umum pada PON mendatang," tuturnya.

Bagi PESTI Jawa Barat, kepemimpinan KONI ke depan harus mampu menjawab kebutuhan pembinaan atlet, penguatan organisasi cabang olahraga, serta kesinambungan program prestasi. Dukungan kepada Gianto Hartono menjadi bagian dari harapan agar agenda tersebut dapat dijalankan secara terarah.

Namun, dinamika pencalonan Ketua Umum KONI Jabar tetap harus ditempatkan dalam koridor demokrasi organisasi. Setiap cabang olahraga memiliki hak menyampaikan aspirasi, menentukan sikap, dan mengikuti proses Musprov sesuai ketentuan yang berlaku.

Hendra menegaskan, proses Musprov harus berlangsung demokratis dan tetap menjaga persatuan seluruh insan olahraga Jawa Barat. Menurutnya, perbedaan pilihan dalam kontestasi kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang perlu disikapi secara dewasa.

"Proses musyawarah olahraga provinsi ke depan harus terjadi secara demokratis. Namun, jangan lupa bahwa momentum paling dekat ini kita menghadapi Porprov," ujarnya.

Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 menjadi agenda yang tidak boleh kehilangan perhatian akibat dinamika pencalonan Ketua Umum KONI Jabar. Seluruh cabang olahraga saat ini memiliki tanggung jawab menyukseskan persiapan dan pelaksanaan kompetisi yang menjadi tolok ukur pembinaan olahraga di daerah.

"Jangan sampai musyawarah provinsi ke depan mengganggu konsentrasi dan fokus kita untuk menyukseskan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi 2026 ini," kata Hendra.

Ketika ditanya mengenai kepastian dukungan PESTI Jawa Barat terhadap Gianto Hartono, Hendra kembali menegaskan bahwa organisasinya memberikan dukungan penuh. Kendati demikian, ia menyebut keputusan akhir tetap mengikuti arahan Ketua Umum PESTI Jabar dan perkembangan proses pendaftaran bakal calon Ketua Umum KONI Jabar.

"Pada intinya, Soft Tenis Jawa Barat mendukung 100 persen Pak Gianto Hartono untuk maju menjadi Ketua KONI Jawa Barat," tegasnya.

Hendra menambahkan, PESTI Jabar masih menunggu siapa saja yang akan mendaftarkan diri dalam kontestasi tersebut. Setelah seluruh bakal calon diketahui, komunikasi dan diskusi internal organisasi akan menjadi bagian dari proses menentukan langkah selanjutnya.

"Bagaimanapun kondisi nya, proses kedepan akan sangat dinamis. atas nama jajaran pengurus, kami akan mematuhi arahan pimpinan, dalam hal ini Ketua Umum Soft Tennis Provinsi Jawa Barat." jelas Hendra.

Pernyataan PESTI Jabar memperlihatkan bahwa dukungan terhadap Gianto Hartono terus berkembang menjelang Musprov KONI Jabar. Meski demikian, dukungan tersebut perlu dipahami sebagai aspirasi organisasi yang tetap harus berjalan beriringan dengan mekanisme pemilihan yang demokratis. Bagi seluruh cabang olahraga, tantangan terbesar bukan hanya menentukan pemimpin, melainkan memastikan KONI Jawa Barat tetap solid dan mampu menjaga prestasi olahraga di tingkat nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....