Dukungan Menguat, Gianto Hartono Dinilai Layak Pimpin KONI Jabar

  • 15 Sep 2026 14:05 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Menjelang pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat, dukungan terhadap sejumlah nama yang berpotensi maju sebagai calon Ketua Umum KONI Jabar periode 2026–2030 mulai menguat. Salah satu nama yang mencuat adalah Sekretaris Umum KONI Jabar sekaligus Ketua Umum Federasi Karate-Do Indonesia (FORKI) Jabar, Gianto Hartono.

Dukungan terhadap Gianto Hartono datang dari sejumlah cabang olahraga yang menilai pengalaman dan kiprahnya selama berada di lingkungan KONI Jabar menjadi modal penting untuk memimpin organisasi olahraga tersebut. Penilaian serupa disampaikan Andi Mulyadi, S.Psi., M.Psi., Psikolog, yang selama ini menjabat di Bidang Psikologi KONI Jawa Barat.

Sebagai bagian dari pengurus internal, Andi mengaku memahami secara langsung pola kepemimpinan Gianto Hartono. Menurutnya, pengalaman bekerja bersama Gianto membuat dirinya mengetahui bagaimana sosok tersebut menjalankan tanggung jawab organisasi, termasuk dalam mendukung pembinaan atlet dan pencapaian prestasi Jawa Barat.

“Kalau saya sendiri sebetulnya memang pengurus internal. Selama ini sudah memahami bagaimana dan merasakan bagaimana dipimpin oleh beliau,” kata Andi Mulyadi.Saat dihubungi RRI,Selasa 15 September 2026.

Andi menilai Gianto Hartono bukan sosok yang baru terjun dalam dunia olahraga. Pengalaman panjangnya dalam pembinaan atlet dan pengelolaan organisasi menjadi salah satu alasan dirinya memberikan dukungan terhadap pencalonan Gianto sebagai Ketua KONI Jabar.

“Kalau menurut saya, intinya yang bersangkutan sudah terjun di dalam dunia peratletan ini sudah lama. Kita lihat kepeduliannya beliau, bagaimana cara membina atlet, dan memang terbukti dari segi prestasi,” ujarnya.

Menurut Andi, keberhasilan KONI Jawa Barat mempertahankan prestasi di tingkat nasional menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kualitas kepemimpinan organisasi. Ia menyebut Jawa Barat secara konsisten mampu meraih prestasi terbaik dalam beberapa periode penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Dari tahun ke tahun, dari periode ke periode, KONI selalu menjuarai. Ya, kalau saya pasti mendukung karena memang sudah terbukti prestasinya,” tutur Andi.

Atas dasar pengalaman dan pencapaian tersebut, Andi menyatakan dukungannya agar Gianto Hartono maju dan terpilih sebagai Ketua KONI Jawa Barat periode 2026–2030. Ia menilai sosok Gianto telah memiliki pemahaman yang cukup mengenai kebutuhan organisasi maupun atlet.

“Saya sangat mendukung sekali Pak Gianto harus jadi Ketua KONI Jawa Barat. Karena memang sudah terbukti hasilnya dan saya merasakan karena saya ada di internal,” tegasnya.

Dalam pandangan Andi, kepedulian Gianto terhadap atlet tidak selalu ditunjukkan melalui kehadiran langsung di setiap kegiatan. Namun, perhatian tersebut terlihat dari strategi pembinaan, pengambilan keputusan, serta kebijakan yang diarahkan untuk mendukung prestasi atlet Jawa Barat.

“Walaupun beliau mungkin jarang turun, tapi kepeduliannya itu tinggi menurut saya. Bagaimana beliau menciptakan strategi, bagaimana beliau peduli kepada atlet-atlet. Strateginya sudah mantap,” ungkap Andi.

Ia juga menyoroti perhatian Gianto terhadap atlet dan insan olahraga dalam berbagai situasi, termasuk ketika atlet atau pelatih meraih prestasi maupun menghadapi musibah. Menurutnya, kepedulian tersebut menjadi bagian penting dari karakter seorang pemimpin organisasi olahraga.

“Baik dari segi prestasi, bagaimana dia bisa memberikan reward kepada para atlet yang berprestasi. Kemudian kalau ada musibah, bagaimana dia menggerakkan pasukan KONI untuk turut peduli,” jelasnya.

Andi mencontohkan kepedulian itu dapat terlihat ketika terdapat pelatih yang sakit atau meninggal dunia. Menurutnya, pengurus internal mengetahui bagaimana Gianto menggerakkan jajaran KONI untuk memberikan perhatian kepada keluarga maupun insan olahraga yang sedang menghadapi musibah.

“Kalau kita orang internal ini tahu lah bagaimana beliau kepeduliannya,” katanya.

Menghadapi agenda olahraga nasional berikutnya, termasuk persiapan menuju PON 2028, Andi menilai Jawa Barat membutuhkan sosok pemimpin yang mampu menyatukan seluruh unsur olahraga. Ia menekankan bahwa mempertahankan tradisi juara tidak dapat dilakukan secara individual, melainkan melalui kerja sama seluruh elemen.

“Tentunya kan ini hasil kerja sama tim, ya, bukan hanya pribadi saja. Tapi yang penting sosok leader, sosok pemimpin bagaimana mengajak timnya untuk memberikan yang terbaik buat KONI,” ucap Andi.

Ia berharap kepemimpinan Gianto Hartono ke depan mampu menjaga kekompakan, kondusivitas, dan semangat kebersamaan di lingkungan KONI Jawa Barat. Menurutnya, kemampuan mengayomi berbagai unsur menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan olahraga nasional yang semakin ketat.

“Intinya bisa sosok yang bisa mengajak,kata orang Sunda bilang nga hayu-hayu. Mana ada orang yang benci sama beliau, semua senang kan sama beliau. Harapannya, dukungan ini juga ada dasarnya, yaitu prestasi dan kondusivitas. Semua unsur diayomi oleh Pak Gianto Hartono,” pungkas Andi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....