Stok Cabai Lokal Terbatas, Harga di Tarakan Capai Rp150 Ribu
- 03 Okt 2026 19:35 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Harga cabai di sejumlah pasar di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, terpantau mencapai Rp150 ribu per kilogram. Dinas Perdagangan menyebut kenaikan harga berkaitan dengan terbatasnya stok cabai lokal dan belum masuknya pasokan melalui jalur laut.
Dinas Perdagangan menyampaikan, berdasarkan pemantauan di lapangan, harga cabai saat ini bervariasi mulai dari Rp120 ribu hingga Rp150 ribu per kilogram.
Salah satu faktor yang memengaruhi harga adalah terbatasnya pasokan cabai lokal. Pedagang juga menyampaikan harga cabai dari daerah asal telah berada di kisaran Rp120 ribu hingga Rp130 ribu per kilogram, sementara pasokan melalui kapal belum masuk.
“Kemarin kami tanyakan ke pedagang kenapa bisa mahal, karena dia bilang dari daerah asal juga sudah mahal, sudah seharga Rp120 ribu sampai Rp130 ribu katanya. Dan ini kapal belum ada masuk, itu penyebabnya. Sedangkan stok untuk yang lokal itu sangat terbatas,” ujar Dinas Perdagangan.
Selain cabai lokal, kebutuhan pasar Tarakan juga dipenuhi dari sejumlah daerah seperti Sulawesi dan Jawa. Sebagian cabai dari Jawa bahkan didatangkan melalui jalur udara dari Surabaya.
Kondisi distribusi tersebut menjadi perhatian karena biaya pengiriman melalui udara relatif lebih tinggi dan dapat memengaruhi harga komoditas yang diterima pedagang.
Dinas Perdagangan menilai penambahan pasokan dari luar daerah dapat menjadi salah satu upaya untuk menjaga ketersediaan cabai di pasar. Operasi pasar juga dapat dilakukan apabila stok komoditas tersedia.
Selain itu, Dinas Perdagangan menyebut Perumda berpotensi berperan sebagai offtaker untuk menyerap dan mendatangkan komoditas, sebelum kemudian mendukung pelaksanaan operasi pasar.
Dinas Perdagangan berharap masuknya pasokan berikutnya dapat menambah ketersediaan cabai di Tarakan sehingga harga di tingkat pasar dapat lebih terkendali. (Agung)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....