Pemkab Bulungan Siapkan Manajemen Talenta ASN

  • 06 Agt 2026 16:25 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tanjung Selor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan mulai menyiapkan penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai pola baru pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT).

Sistem ini diharapkan menggantikan mekanisme seleksi terbuka yang selama ini dinilai membutuhkan proses panjang, sehingga pengisian jabatan strategis dapat dilakukan lebih cepat tanpa mengabaikan prinsip merit dan profesionalisme.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui ekspos Manajemen Talenta ASN yang dipimpin langsung Bupati Bulungan, Syarwani, didampingi Sekretaris Daerah Risdianto, Kepala BKPSDM Nurdiana, serta jajaran perangkat daerah di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta, Rabu (5/8/2026) lalu.

Ekspos diterima Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen Aparatur Sipil Negara BKN, Dr. Herman, M.Si., bersama jajaran BKN dan Kantor Regional VIII BKN Banjarbaru.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Bulungan mempercepat pengisian jabatan yang masih kosong.

Bupati Bulungan, Syarwani mengungkapkan, saat ini terdapat tiga Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang belum terisi, yakni Asisten Administrasi Umum, Kepala Badan Pendapatan Daerah, serta Staf Ahli Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan.

Selain itu, sejumlah jabatan administrator juga kosong akibat pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun maupun meninggal dunia.

Bupati, mengatakan penerapan Manajemen Talenta bukan sekadar mengubah mekanisme pengisian jabatan, tetapi membangun sistem pembinaan karier ASN yang lebih terukur, objektif, dan berkelanjutan.

"Selama ini pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi melalui seleksi terbuka memerlukan tahapan dan waktu yang cukup panjang. Dengan Manajemen Talenta ASN, kami berharap pengisian jabatan strategis bisa dilakukan lebih cepat, namun tetap mengedepankan kompetensi, potensi, dan kinerja sebagai dasar utama penentuan pejabat," kata Syarwani.

Ia menegaskan, pemerintah daerah ingin memastikan setiap jabatan strategis diisi ASN yang benar-benar siap memimpin dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurut Syarwani, sistem tersebut juga akan memberikan kepastian jenjang karier bagi ASN sehingga budaya kerja yang kompetitif dan berorientasi pada prestasi dapat terus tumbuh di lingkungan Pemkab Bulungan.

"Kami ingin memastikan setiap jabatan strategis ditempati oleh ASN terbaik yang memang sudah dipersiapkan. Bukan hanya memenuhi syarat administrasi, tetapi memiliki kapasitas kepemimpinan, integritas, dan prestasi kerja yang terukur," ujarnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen Aparatur Sipil Negara BKN, Dr. Herman, M.Si., mengapresiasi kesiapan Pemkab Bulungan dalam menerapkan Manajemen Talenta ASN sebagai bagian dari penguatan sistem merit.

"Keberhasilan manajemen talenta sangat bergantung pada kualitas data kepegawaian, mulai dari Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), rekam jejak kompetensi, hingga arsip digital ASN yang harus selalu diperbarui," ujar dia.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran BKN juga melakukan simulasi penggunaan aplikasi Manajemen Talenta untuk melihat profil calon suksesor jabatan berdasarkan data kompetensi, potensi, dan kinerja.

BKN mencatat Indeks Kualitas Data Kepegawaian Pemkab Bulungan mencapai skor 99,88 atau masuk kategori sangat tinggi.

"Namun masih terdapat pekerjaan rumah berupa penyelesaian pengisian SKP hingga nol ASN yang belum mengisi serta peningkatan kelengkapan arsip digital ASN di aplikasi MyASN yang saat ini masih berada pada angka 58,2 persen," ungkapnya.

Herman menegaskan bahwa keberhasilan Manajemen Talenta tidak hanya ditentukan oleh aplikasi yang digunakan, tetapi oleh komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas data dan konsistensi penerapan sistem merit.

"Kami berharap Pemkab Bulungan terus menyempurnakan data ASN, menuntaskan pengisian SKP, dan melengkapi arsip digital. Dengan demikian, setiap keputusan pengisian jabatan benar-benar didasarkan pada kompetensi, potensi, dan kinerja sehingga mampu melahirkan birokrasi yang profesional dan berkinerja tinggi," pungkas Herman. (rln)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....