Pemprov Kaltara Terus Berupaya Meminimalisir Titik Blankspot

  • 22 Jul 2026 11:42 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Komunikasi Informasi Statistik dan Persandian (DKISP) Kaltara terus berupaya meminimalisir titik-titik blankspot yang ada di wilayah Kaltara.

Kepala DKISP Kaltara, Iskandar mengatakan, daerah yang zero blankspot di Kaltara hanya di kota Tarakan, sedangkan Kabupaten Nunukan, Bulungan, Malinau, Tana Tidung masih terdapat titik-titik blankspot.

"Titik-titik blankspot mayoritas terkonsentrasi di kawasan perbatasan negara, daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), serta area pedalaman," kata Iskandar, Rabu (22/7/2026).

Ia mengungkapkan, berdasarkan pemetaan terdapat 480 desa/kelurahan dan dari angka tersebut ada 344 desa/kelurahan yang sudah menikmati signal 4g, dan sebagian ada yang hanya menerima jaringan 3G, hingga tidak ada akses internet.

"Untuk 3G ada 74 desa, lalu jaringan 2G tercatat 29 desa, serta 37 desa belum menerima jaringan internet," ungkapnya.

Adapun langkah yang diambil oleh DKISP Kaltara untuk daerah yang masuk kategori blankspot yakni

pemasangan Base Transceiver Station (BTS) serta pemanfaatan teknologi satelit, termasuk internet berbasis Starlink untuk kebutuhan darurat di wilayah seperti kawasan hutan lindung dan fasilitas pendidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....