Bupati Wajibkan Program Kejar, Pelajar Didorong Miliki Rekening Tabungan

  • 10 Jul 2026 19:58 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Pemerintah Kabupaten Bulungan mempercepat perluasan literasi dan inklusi keuangan dengan menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 500/163/EK.TU tentang Implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar).

Melalui kebijakan ini, seluruh peserta didik mulai jenjang PAUD/TK/RA, SD/MI hingga SMP/MTs didorong memiliki rekening tabungan di lembaga perbankan.

Surat edaran yang ditandatangani Bupati Bulungan, Syarwani, tersebut menjadi tindak lanjut Peraturan Presiden Nomor 114 Tahun 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif dan Surat Edaran Gubernur Kalimantan Utara Nomor 400.3.3/2431/DISDIKBUD/GUB mengenai pelaksanaan Program Kejar.

Bupati Bulungan, Syarwani menegaskan, implementasi program akan dikoordinasikan melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Bulungan dengan melibatkan perangkat daerah, satuan pendidikan, dan sektor perbankan.

"Program ini akan dijalankan secara terintegrasi melalui TPAKD agar seluruh pelajar di Bulungan memiliki akses terhadap layanan keuangan formal," ujarnya.

Menurutnya, Program Kejar bukan sekadar membuka rekening tabungan bagi pelajar, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk karakter disiplin, mandiri, dan cerdas dalam mengelola keuangan sejak usia dini.

"Melalui program satu rekening satu pelajar, kami ingin menanamkan budaya gemar menabung sejak dini. Anak-anak harus dibiasakan mengenal dan memanfaatkan layanan keuangan formal sebagai bekal menghadapi kehidupan di masa depan," katanya.

Syarwani menegaskan, Pemkab Bulungan berkomitmen memastikan seluruh peserta didik memiliki rekening tabungan sebagai media pembelajaran pengelolaan keuangan yang aman, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.

Ia juga mengajak orang tua, sekolah, dan masyarakat untuk mendukung keberhasilan program tersebut.

Menurutnya, pendidikan literasi keuangan tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah atau sekolah, tetapi memerlukan keterlibatan keluarga agar kebiasaan menabung tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.

"Budaya menabung harus dibangun bersama. Peran orang tua sangat penting agar anak terbiasa mengelola uang secara bijak sejak usia sekolah," tegasnya.

Lebih lanjut, Syarwani menyebut Program Kejar menjadi bagian dari strategi Pemkab Bulungan memperluas inklusi keuangan sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan perbankan.

Semakin dini anak mengenal sistem keuangan formal, semakin kuat fondasi literasi keuangan yang dimiliki ketika dewasa.

"Target kami jelas, setiap pelajar di Bulungan memiliki rekening tabungan dan menjadikan menabung sebagai kebiasaan. Dengan begitu, lahir generasi yang lebih mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki kemampuan mengelola keuangan untuk menghadapi tantangan ekonomi di masa depan," pungkasnya. (rln)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....