Tiket Pesawat Mahal, Delegasi Tarakan Pilih Kapal Laut menuju Penas

  • 08 Jun 2026 13:33 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Harga tiket pesawat yang melambung tinggi dampak ketidakstabilan ekonomi membuat warga beralih menggunakan kapal laut, tidak terkecuali instansi pemerintah.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Tarakan terpaksa mengalihkan perjalanan delegasi petani ke Pekan Nasional (Penas) ke-17 di Gorontalo dari pesawat ke kapal laut karena efisiensi anggaran.

Hal itu disampaikan Kabid Penyuluhan, Pelayanan Usaha dan Pengolahan dan Pemasaran Hasil pertanian (PPHP) DKPP Tarakan, Hj Siti Nurdiana.

Ia menyebut jika anggaran yang ada saat ini tidak mencukupi jika menggunakan transportasi udara. Pasalnya harga tiket pesawat Tarakan - Makassar sangat mahal.

“Karena efisiensi anggaran dan harga tiket sangat tinggi sekali akhirnya kami alihkan ke kapal laut. Kalau terakhir kemarin sampai Rp5 juta untuk satu orang. Kalau untuk tiket kapal hanya 400-an lebih dari Tarakan. Jadi kapalnya ini dari Nunukan, Tarakan langsung,” ujar Siti Nurdiana, Senin (8/6/2026).

Selain tiket mahal, perjalanan udara juga butuh transit di Makassar. Sehingga menambah biaya hotel dan makan.

"Sementara kalau naik pesawat udara itu harus menginap lagi di Makassar ataupun di Balikpapan. Jadi sudah tiket mahal, menginap lagi dan harus mempersiapkan biaya hotel, belum untuk uang makan," jelas Nurdiana.

Menurutnya, dengan anggaran yang sama, kapal laut memungkinkan lebih banyak peserta yang diberangkatkan. Delegasi Tarakan untuk Penas ke-17 berjumlah 14 orang. Terdiri dari 2 peninjau, 2 pendamping, 10 petani berprestasi, 2 di antaranya berangkat dengan swadaya dan mandiri.

“Kalau menggunakan udara itu hanya bisa dua orang petani. Nah kalau kita naik kapal laut itu mencapai 10 orang. Artinya sangat banyak sekali perbedaannya di samping anggaran juga SDM-nya yang kita bawa lebih banyak,” kata Siti Nurdiana.

Petani yang diberangkatkan adalah peserta yang berprestasi di Pekan Daerah (Peda) Kaltara beberapa waktu lalu. Tarakan meraih juara 2 tingkat provinsi, sehingga mewakili Kaltara di ajang nasional. Mereka akan ikut berbagai lomba. Di antaranya vokal grup dan gelar teknologi.

Penas Kontak Tani Nelayan Andalan ke-17 akan digelar di Gorontalo 20-25 Juni 2026. Delegasi Tarakan berangkat 19 Juni. Selain Tarakan, Nunukan, Malinau, Bulungan, plus dinas provinsi juga mengirim wakil. Total diperkirakan 230 kontingen Kaltara. (Rajab)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....