Menyelaraskan Lima Unsur Diri: Kunci Kebahagiaan Dunia dan Akhirat
- 26 Apr 2026 19:11 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Dalam siaran Religi Pagi Islami yang disiarkan oleh RRI Tarakan pada Jumat (24/4), Ustadz Andi Abdan Hafiz, S.Kom.I., membedah hakikat kemanusiaan melalui tema "Lima Unsur dalam Diri Manusia." Dalam tausiahnya, ia menekankan bahwa manusia bukan sekadar sosok jasad yang berjalan, melainkan kesatuan dari lima elemen yang harus seimbang agar mencapai derajat kehidupan yang mulia.
Lima Elemen Pembentuk Manusia
Ustadz Andi menguraikan lima unsur utama yang dalam tradisi Jawa juga dikenal sebagai Rogo, Karso, Cipto, Roso, dan Sukmo:
Jasad (Rogo): Unsur lahiriah yang memiliki hak untuk sehat melalui makanan halal dan istirahat, namun memiliki kewajiban sebagai sarana ibadah.
Nafsu (Karso): Diibaratkan sebagai api yang bisa menghangatkan atau membakar. Tugas manusia bukan mematikan nafsu, melainkan mendidiknya menuju tingkatan Mutmainnah (tenang).
Akal (Cipto): Alat vital untuk menimbang kebenaran. Al-Qur'an berkali-kali menekankan pentingnya menjadi Ulul Albab atau orang yang berpikir.
Hati (Roso): Segumpal daging yang menjadi penentu kualitas diri. Jika hati bersih dari penyakit seperti iri dan sombong, maka baik pula seluruh perilaku manusia.
Roh (Sukmo): Sumber kehidupan spiritual yang menghubungkan manusia langsung dengan sang pencipta.
Pentingnya Keseimbangan
"Jika satu saja unsur ini rusak, maka yang lain akan terganggu," ujar Ustadz Andi. Ia menjelaskan bahwa orang yang hanya mengejar kebutuhan jasad akan terjebak pada sifat keduniawian, sementara roh yang kosong akan menyebabkan hidup terasa hampa meski secara materi terpenuhi.
Keseimbangan ini disebut sebagai jalan menuju Husnul Khatimah, di mana jasad digunakan beribadah, nafsu dikendalikan iman, akal diterangi ilmu, hati dibersihkan dengan zikir, dan roh didekatkan kepada Allah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....