Kades Diminta Buka Ruang Partisipasi, APBDes Tak Boleh Disusun Sepihak

  • 24 Jul 2026 07:27 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tanjung Selor – Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si., menegaskan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tidak boleh dilakukan secara tertutup atau hanya melibatkan segelintir pihak.

Seluruh unsur masyarakat desa harus dilibatkan agar setiap program yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan warga dan mendapat dukungan bersama.

Penegasan tersebut disampaikan saat menutup Retreat Kepala Desa se-Kabupaten Bulungan yang berlangsung selama lima hari, Kamis (23/7/2026), di Aula Benuanta BKPSDM Tanjung Selor.

Selain memperkuat kapasitas kepemimpinan kepala desa, Bupati juga mengingatkan pentingnya mengajak generasi muda membangun desa, menjauhi narkoba, serta memastikan tidak ada anak yang putus sekolah.

"Setelah retreat ini, saya minta semangat kebersamaan dibawa pulang ke desa masing-masing. Libatkan Badan Permusyawaratan Desa, Karang Taruna, Forum Anak, organisasi perempuan, tokoh agama, hingga perwakilan perusahaan. Duduk bersama, bermusyawarah, lalu rumuskan APBDes secara terbuka dan partisipatif," tegas Syarwani.

Menurutnya, APBDes yang disusun dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat akan melahirkan rasa memiliki terhadap setiap program pembangunan.

Dengan demikian, pelaksanaan program tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa, tetapi juga menjadi komitmen bersama seluruh warga.

Syarwani juga menekankan setiap desa di Bulungan memiliki potensi unggulan yang harus dikembangkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi.

Berbagai inovasi yang telah lahir, seperti sentra ayam petelur di Desa Tanjung Agung, pengolahan limbah plastik menjadi batako di Bunyu Timur, potensi wisata Pantai Mangkupadi, hingga Air Terjun Long Peso, dinilai menjadi bukti bahwa desa mampu menciptakan nilai tambah apabila dikelola secara serius.

"Kalau ada potensi yang sama, gunakan metode ATM, yakni Amati, Tiru, dan Modifikasi. Jangan hanya meniru, tetapi ciptakan inovasi agar produk desa di Bulungan memiliki daya saing dan mampu bersaing dengan produk dari luar daerah," pungkasnya. (rln)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....