Haji Darwis Ungkap Tiga Kunci Utama menuju Keluarga Bahagia

  • 23 Apr 2026 14:44 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Pernikahan dalam pandangan Islam bukan sekadar ikatan formal antara dua insan, melainkan sebuah ibadah terpanjang yang didasari atas perjanjian kokoh (mitsaqan ghalizhan) di hadapan Allah SWT. Hal tersebut disampaikan oleh H. Darwis dalam program "Religi Pagi Islam" yang disiarkan oleh RRI Tarakan pada Sabtu (18/4).

Menghadirkan narasumber Haji Darwis, S.Ag., dialog kali ini membedah tema mendalam mengenai cara membangun keluarga yang bahagia melalui konsep Sakinah, Mawaddah, dan Warahmah.

Tiga Pilar Utama Keluarga

Dalam tausiahnya, H Darwis menjelaskan bahwa kebahagiaan rumah tangga tidak datang secara instan, melainkan harus ditopang oleh tiga pilar esensial:

  • Mawaddah (Cinta yang Melapangkan), H Darwis menekankan pentingnya cinta yang mampu menerima kekurangan pasangan. "Mawaddah adalah kelapangan dada untuk menerima segala kondisi pasangan sebagai pilihan terbaik dari Allah," ujarnya.
  • Warahmah (Kasih Sayang dan Penghormatan), pilar kedua ini diwujudkan melalui sikap saling menghargai. Hal-hal sederhana seperti membiasakan ucapan terima kasih dan permohonan maaf dinilai menjadi perekat hubungan yang efektif.
  • Sakinah (Ketenangan Jiwa), jika kedua poin di atas dijalankan, maka akan tercipta ketenangan dan kedamaian dalam rumah tangga yang menjadi tujuan akhir dari setiap pernikahan.

Pentingnya Komunikasi dan Memahami Psikologi Pasangan

Salah satu poin menarik yang dibahas adalah dinamika konflik. H Darwis mengingatkan para suami untuk menjadi pemimpin yang bijak dan mengedepankan komunikasi yang lembut. Ia juga menyinggung perbedaan psikologis antara pria dan wanita yang sering menjadi pemicu gesekan.

"Seorang wanita secara kodrat membutuhkan ruang untuk didengarkan. Kadang mereka tidak butuh solusi segera, tapi butuh didengarkan perasaannya," jelas H Darwis mengutip beberapa literatur psikologi mengenai perbedaan pola komunikasi antara laki-laki dan perempuan.

Larangan Mengumbar Masalah di Media Sosial

Di era digital ini, H Darwis memberikan peringatan keras kepada pasangan suami istri agar tidak mengumbar konflik rumah tangga di media sosial. Menurutnya, mengunggah status mengenai masalah pribadi hanya akan memperkeruh suasana dan mengundang intervensi negatif dari pihak luar.

Sebagai penutup, ia mengajak seluruh pendengar untuk selalu menggantungkan niat pernikahan karena Allah SWT (lillahi ta'ala). Dengan menjadikan Allah sebagai tujuan utama, maka setiap ujian dalam rumah tangga akan dipandang sebagai proses pendewasaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....