Kasus Campak di Bulungan Meningkat Awal Tahun, Sempat Sentuh 16 Pasien
- 30 Mar 2026 07:35 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Jumlah kasus campak di Kabupaten Bulungan menunjukkan tren peningkatan pada awal tahun 2026 sebelum mulai melandai di akhir Maret.
Data dari Rumah Sakit Daerah dr. H. Soemarno Sosroatmodjo (RSDSS) Tanjung Selor mencatat, total pasien campak mencapai 11 kasus pada Januari, naik menjadi 14 kasus pada Februari, dan kembali meningkat menjadi 16 kasus pada Maret.
Direktur RSDSS, dr. Widodo Darmo Sentoso, menyebut kenaikan tersebut merupakan pola yang kerap terjadi setiap tahun.
Campak termasuk penyakit menular dengan karakter musiman, sehingga lonjakan kasus dalam periode tertentu dinilai masih dalam batas kewajaran.
“Memang ada peningkatan dari Januari hingga Maret, namun saat ini trennya sudah mulai menurun,” ujarnya.
Ia menjelaskan, campak sangat mudah menular melalui udara, sehingga penyebarannya bisa berlangsung cepat, terutama pada anak-anak yang belum memiliki kekebalan tubuh optimal.
“Penularannya melalui airborne, jadi dalam waktu singkat bisa menyebar luas jika tidak diantisipasi,” jelasnya.
Meski demikian, sebagian besar kasus dapat sembuh dengan sendirinya, terutama pada pasien dengan kondisi imun yang baik.
“Campak ini termasuk self-limiting, artinya bisa sembuh sendiri tanpa penanganan khusus pada pasien dengan daya tahan tubuh yang baik,” katanya.
Kendati demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi penularan, khususnya di lingkungan padat dan pada kelompok rentan.
Upaya pencegahan seperti melengkapi imunisasi anak dan menjaga kebersihan lingkungan dinilai menjadi langkah paling efektif untuk menekan penyebaran.
“Imunisasi itu penting untuk mencegah kasus menjadi lebih luas, terutama pada anak-anak,” tegasnya.
Pihak rumah sakit memastikan pemantauan terhadap perkembangan kasus terus dilakukan, sekaligus menjamin pelayanan pasien berjalan optimal di tengah fluktuasi jumlah penderita.
“Kami terus melakukan monitoring dan memastikan seluruh pasien mendapatkan penanganan maksimal,” pungkasnya. (rln/sti)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....