Pemkab Bulungan Perkuat Layanan Kesehatan dan Pertanian lewat Proyek Strategis 2

  • 14 Jul 2026 08:21 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tanjung Selor – Pemerintah Kabupaten Bulungan menjadikan peningkatan layanan kesehatan dan penguatan sektor pertanian sebagai bagian dari Proyek Strategis Daerah (PSD) Tahun Anggaran 2026.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat.

Bupati Bulungan, Syarwani, menjelaskan, proyek strategis daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat layanan dasar yang langsung dirasakan masyarakat.

Di sektor kesehatan, RSD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo memperoleh tiga proyek strategis, yakni pengadaan alat kedokteran anak berupa Incubator Infant with Infant Radiant Warmer senilai Rp3,10 miliar, pembangunan ruang Cytotoxic Drug Cabinet sebesar Rp2,09 miliar melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), serta pengadaan alat operasi mata Phacofragmentation System senilai Rp1,59 miliar.

"Kami terus berupaya melengkapi sarana kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, berkualitas, dan sesuai kebutuhan," ujar Syarwani.

Selain kesehatan, pemerintah juga membangun Jalan Usaha Tani (JUT) bagi Kelompok Tani KM 56 dan KM 57 di Desa Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur, dengan anggaran Rp1,62 miliar.

Infrastruktur tersebut diharapkan memperlancar mobilitas petani sekaligus distribusi hasil pertanian.

Pemkab Bulungan juga menetapkan pembangunan pagar dan gerbang keluar-masuk otomatis Pasar Induk Tanjung Selor senilai Rp5,49 miliar untuk meningkatkan keamanan, ketertiban, dan pengelolaan kawasan perdagangan.

"Penataan Pasar Induk menjadi bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan pedagang maupun masyarakat sebagai pengguna fasilitas publik," jelasnya.

Syarwani menegaskan seluruh OPD diminta mengawal pelaksanaan setiap proyek secara profesional, tepat waktu, tepat mutu, transparan, dan akuntabel agar seluruh program strategis benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Seluruh proyek strategis ini harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Dengan sinergi semua pihak, kami optimistis pembangunan Kabupaten Bulungan akan semakin maju, merata, dan berkelanjutan," pungkasnya. (rln)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....