Jabatan Bukan Hadiah, Syarwani Tegaskan 5 Poin kepada Pejabat Baru

  • 15 Jun 2026 19:47 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Pelantikan lima pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bulungan tidak hanya menjadi agenda pengisian jabatan.

Di balik pelantikan tersebut, Bupati Bulungan Syarwani memberikan peringatan tegas bahwa jabatan bukanlah hadiah ataupun hak istimewa, melainkan amanah yang harus dibuktikan melalui kinerja nyata.

Pesan itu disampaikan Syarwani saat melantik lima pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Bulungan, Senin (15/6/2026).

Dalam kesempatan itu, ia secara khusus menegaskan lima poin yang wajib menjadi pedoman para pejabat yang baru dilantik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Kelima pejabat yang dilantik masing-masing Dyah Astuti sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Muhammad Saleh sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Leni Ernalina sebagai Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata.

Lalu Sayid Abdurahman sebagai Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, serta M. Fakhruddin sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.

Syarwani menegaskan, pelantikan yang dilakukan bukan sekadar kegiatan seremonial ataupun pengisian jabatan semata, melainkan bagian dari upaya memperkuat kapasitas organisasi pemerintahan agar mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Jabatan bukanlah hak istimewa. Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja, integritas, dedikasi dan keteladanan,” tegasnya.

Poin pertama yang ditekankan adalah membangun budaya kerja yang berorientasi pada hasil.

Menurutnya, setiap program dan kegiatan yang dijalankan perangkat daerah harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pencapaian visi pembangunan daerah.

“Jangan sampai program hanya selesai di atas kertas. Hasilnya harus bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Poin kedua adalah peningkatan kualitas pelayanan publik. Syarwani mengingatkan bahwa masyarakat menginginkan pelayanan yang cepat, mudah, transparan dan responsif.

Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta terus melakukan perbaikan pelayanan dan menghilangkan praktik-praktik yang dapat menurunkan kepercayaan publik.

“Pelayanan publik harus semakin baik. Masyarakat tidak boleh dipersulit oleh birokrasi yang lamban dan berbelit-belit,” katanya.

Penekanan ketiga adalah memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas perangkat daerah.

Menurutnya, berbagai persoalan pembangunan tidak dapat diselesaikan secara parsial sehingga membutuhkan sinergi dan komunikasi yang kuat antarorganisasi perangkat daerah.

“Tidak boleh ada ego sektoral. Tantangan pembangunan hanya bisa diselesaikan jika seluruh perangkat daerah bergerak dalam satu visi dan satu tujuan,” tegasnya.

Selanjutnya pada poin keempat, Syarwani menyoroti pentingnya menjaga integritas dan disiplin.

Para pejabat yang dilantik diminta menjadi teladan bagi jajaran yang dipimpin serta menjunjung tinggi etika birokrasi dalam menjalankan tugas.

“Jaga integritas, patuhi aturan, dan hindari penyalahgunaan kewenangan. Kepercayaan masyarakat harus dijaga dengan kerja yang bersih dan profesional,” ujarnya.

Adapun poin kelima adalah mendorong lahirnya inovasi dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.

Syarwani menilai pemanfaatan teknologi informasi, penyederhanaan proses kerja serta berbagai terobosan pelayanan menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari dalam tata kelola pemerintahan modern.

“Terus berinovasi dan jangan terjebak dalam pola kerja lama. Pemerintah harus mampu beradaptasi agar pelayanan semakin efektif, efisien dan akuntabel,” katanya.

Menurut Syarwani, keberhasilan pembangunan Kabupaten Bulungan sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya aparatur yang menjalankan roda pemerintahan.

Karena itu, ia meminta para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan tugas dan lingkungan kerja masing-masing serta membuktikan kepercayaan yang diberikan melalui prestasi dan kinerja terbaik.

“Kabupaten Bulungan memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Saya mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah memperkuat komitmen, meningkatkan semangat pengabdian, dan bekerja penuh tanggung jawab demi terwujudnya pemerintahan yang melayani serta masyarakat Bulungan yang semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya. (rln)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....