Bupati Pastikan UMKM Tak Dipungut Retribusi, Dorong Ekonomi Rakyat Makin Tumbuh

  • 07 Jun 2026 12:00 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tanjung Selor - Pemerintah Kabupaten Bulungan menegaskan komitmennya untuk memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan.

Di tengah tantangan fiskal dan kebutuhan pembangunan daerah, Pemkab Bulungan memilih memberikan ruang lebih luas bagi pelaku usaha untuk berkembang tanpa dibebani pungutan daerah.

Bupati Bulungan, Syarwani menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada pelaku UMKM karena sektor tersebut terbukti menjadi salah satu penopang utama perputaran ekonomi masyarakat.

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha yang beraktivitas di kawasan Tepian Sungai Kayan.

Pemerintah memastikan seluruh pelaku UMKM di kawasan tersebut tidak dikenakan retribusi daerah dan dapat memanfaatkan lapak yang telah disediakan tanpa biaya sewa.

“Saya pastikan UMKM yang beraktivitas di kawasan Tepian Sungai Kayan tidak dikenakan retribusi. Tujuan kita adalah memastikan pelaku usaha bisa berkembang dan memperoleh manfaat ekonomi dari aktivitas yang mereka jalankan,” tegas Syarwani.

Kebijakan tersebut dinilai menjadi bentuk keberpihakan pemerintah terhadap pelaku usaha kecil yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi keluarga.

Berdasarkan data pemerintah daerah, sedikitnya 300 pelaku UMKM kini menggantungkan aktivitas usahanya di kawasan Tepian Sungai Kayan.

Selain menciptakan perputaran ekonomi, kawasan tersebut juga berkembang menjadi ruang interaksi masyarakat yang ramai dikunjungi warga setiap akhir pekan.

Kondisi itu membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha untuk meningkatkan pendapatan dan memperluas pasar.

Menurut Syarwani, pemerintah tidak ingin kawasan ekonomi rakyat tersebut berjalan tanpa arah. Karena itu, penataan kawasan Tepian Sungai Kayan terus dilakukan agar lebih tertib, nyaman, dan mampu mendukung aktivitas perdagangan masyarakat secara berkelanjutan.

“Kita ingin aktivitas ekonomi masyarakat terus tumbuh. Karena itu penataan kawasan dan penyediaan fasilitas pendukung menjadi bagian penting yang terus kita lakukan,” ujarnya.

Tak hanya di Tepian Sungai Kayan, Pemkab Bulungan juga mulai menyiapkan pusat pengembangan UMKM yang lebih representatif di kawasan Kebun Raya Bundayati.

Pemerintah berencana membangun Rumah UMKM Bulungan yang akan menjadi pusat promosi, pemasaran, dan pengembangan produk-produk unggulan daerah.

“Kita ingin UMKM Bulungan memiliki tempat yang layak dan tertata. Harapannya bukan hanya dikunjungi masyarakat Bulungan, tetapi juga wisatawan dan pengunjung dari luar daerah,” katanya.

Bupati menegaskan, penguatan UMKM bukan sekadar program ekonomi semata, tetapi strategi pemerintah dalam menciptakan lapangan usaha, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat fondasi ekonomi daerah yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

"Kita berharap UMKM lokal mampu naik kelas, memperluas jangkauan pasar, serta menjadi kekuatan utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di masa mendatang," pungkasnya. (rln/sti)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....