BNNK Tarakan Dorong Peran Masyarakat Tekan Peredaran Narkoba

  • 31 Mei 2026 20:52 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - BNNK Tarakan menekankan bahwa pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum saja. Partisipasi aktif masyarakat, khususnya di tingkat RT dan RW, sangat krusial untuk memetakan dan memantau pergerakan para pengedar yang kian berubah pola.

Ketua Seksi Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Kota Tarakan, Agus Andi Suprayitno dalam Dialog Spada di Programa 2 RRI Tarakan Menjelaskan dalam menanggapi modus penggunaan kurir di bawah umur, BNNK menerapkan prosedur khusus sesuai Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak. Proses hukum terhadap anak tetap berjalan dengan pendampingan orang tua, BAPAS, dan Dinas Sosial demi melindungi psikologi mereka.

"Selain penegakan hukum, BNNK Tarakan aktif melakukan program pemberdayaan masyarakat sebagai upaya preventif. Program ini ditujukan bagi warga di wilayah rawan peredaran narkoba agar memiliki keterampilan mandiri." Ungkap Agus.

Pelatihan yang diberikan mencakup berbagai bidang, seperti budidaya ikan lele, pembuatan kue, hingga bengkel las, yang bekerja sama dengan instansi terkait dan UMKM. Langkah ini diambil untuk memberikan alternatif ekonomi yang legal bagi warga agar tidak mudah tergiur iming-iming sindikat.

Penting bagi setiap individu untuk lebih selektif dalam bergaul dan menanamkan pola pikir kerja keras, bukan jalan pintas untuk mendapatkan kekayaan. Edukasi dari keluarga mengenai bahaya narkoba adalah benteng pertama pencegahan.

"Bagi RT atau RW yang membutuhkan penyuluhan langsung, BNNK Tarakan siap memberikan edukasi tanpa dipungut biaya. Pertemuan bisa dijadwalkan menyesuaikan waktu luang warga, termasuk di malam hari. Pungkasnya.

Program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) juga telah dijalankan di sejumlah kelurahan untuk mendekatkan upaya deteksi dini kepada warga. Masyarakat yang memiliki kecurigaan dapat melapor tanpa harus mendatangi kantor BNN secara langsung.

Kerjasama lintas sektor, mulai dari kepolisian hingga perangkat desa, terus diperkuat untuk menutup celah pergerakan kurir narkoba di kota strategis seperti Tarakan.

Keberhasilan pemberantasan narkoba bergantung pada sinergi seluruh pihak dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan aman dari penyalahgunaan narkotika.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....