Bi Kaltara Gelar Katalis 2026 di Tarakan, Pengguna Qris Tembus 120 Ribu User
- 17 Agt 2026 09:54 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, TARAKAN – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Utara kembali menggelar Kaltara Digital QRIS (KATALIS) 2026 di Taman Berkampung, Kota Tarakan, pada 15–16 Agustus 2026. Ajang tahunan ini diselenggarakan guna menyemarakkan Pekan QRIS Nasional 2026 sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia.
Kepala KPwBI Provinsi Kalimantan Utara, Agus Taufik, menyampaikan bahwa gelaran KATALIS 2026 hadir dengan wajah baru yang mengusung semangat berkarya, berinovasi, dan berdampak. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah kreatif sekaligus sarana edukasi literasi keuangan digital, khususnya bagi generasi muda dan masyarakat Kaltara pada umumnya.
Dalam sambutannya, Agus Taufik menjelaskan bahwa KATALIS 2026 dimeriahkan oleh kompetisi Live Band Performance yang diikuti oleh 24 grup band pelajar dan mahasiswa, lomba Jingle QRIS, hingga kegiatan edukasi yoga bersama bertema No Scam Just Namaste. Selain itu, tersedia berbagai booth layanan edukasi digital serta penampilan musisi kenamaan Paul Partohap.
"Katalis diselenggarakan untuk menyemarakkan Pekan QRIS Nasional tahun 2026 serta Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Kami mengharapkan acara ini menjadi wadah, terutama bagi generasi muda, untuk terus mengembangkan kreasi dan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat Tarakan khususnya dan Kaltara pada umumnya," ujar Agus Taufik.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan fitur QRIS Antarnegara (Cross-Border) yang memungkinkan masyarakat Indonesia bertransaksi di luar negeri seperti Malaysia, begitu pula sebaliknya. Menurutnya, konektivitas sistem pembayaran ini menjadi dorongan penting bagi perekonomian regional dan sektor pariwisata di wilayah perbatasan Kalimantan Utara.
Saat ditemui usai acara, Agus Taufik membeberkan bahwa adopsi pembayaran digital di wilayah Kaltara terus menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Hal ini terlihat dari pertumbuhan volume, frekuensi, hingga nilai nominal transaksi yang kian masif di tengah masyarakat.
"Dari sisi pengguna, saat ini masyarakat yang sudah menggunakan QRIS di Kalimantan Utara sudah mencapai 120 ribu user. Angka ini didominasi oleh kalangan Gen Z dan milenial yang memang lebih cepat beradaptasi dengan layanan digital serta pelaku usaha UMKM," ungkap Agus Taufik saat wawancara.
Kendati akselerasi digitalisasi terus didorong melalui kolaborasi bersama pemerintah daerah dan perbankan, pihak Bank Indonesia tetap memperkuat edukasi terkait potensi risiko transaksi digital. Di samping itu, penyediaan infrastruktur jaringan telekomunikasi yang merata hingga ke pelosok daerah serta ketersediaan uang kartal (tunai) tetap berjalan secara beriringan untuk melengkapi kebutuhan transaksi masyarakat. (setya)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....