Kredit Investasi di Kaltara Melejit 168%, DPK Kontraksi 2,13%
- 17 Mei 2026 05:56 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tarakan - Penyaluran kredit di Kalimantan Utara (Kaltara) mencatatkan kinerja positif. Total kredit tumbuh 75,88% year-on-year, didorong lonjakan kredit investasi sebesar 168,02%.
Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltara, Hasiando Ginsar Manik dalam rilis perekonomian Kaltara triwulan pertama, beberapa hari lalu.
"Ini posisi Maret 2026 menurut saya 168%, jadi cukup baik karena perbankan kita melakukan pembiayaan untuk kegiatan investasi khususnya kredit investasi," katanya.
Kualitas kredit juga terjaga dengan rasio NPL 0,72%, jauh di bawah ambang batas 5%. Angka ini menunjukkan risiko kredit macet di Kaltara masih terkendali.
Sementara, Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan di Kaltara mengalami kontraksi 2,13% per Maret 2026. Penurunan dipengaruhi merosotnya dana giro, meski simpanan tabungan masih menopang total simpanan.
Ia menilai, penurunan ini berkaitan dengan perubahan perilaku masyarakat dalam menyimpan aset. Banyak nasabah mulai mengalihkan dana ke instrumen non-bank yang kini lebih mudah diakses secara digital.
"Penurunan dana ini bisa disebabkan karena semakin banyaknya alternatif orang untuk melakukan penyimpanan asetnya. Bisa simpan dalam obligasi negara, membeli emas, atau saham dan lain sebagainya," jelas Hasiando Ginsar Manik kepada awak media.
Produk investasi non-bank yang kini bervariasi disebut menjadi salah satu penyebab kontraksi DPK. Mulai dari tabungan emas, deposito emas, hingga cicilan emas sudah tersedia secara digital dan mudah dijangkau masyarakat. (Rajab)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....