BPBD Tarakan Imbau Warga Waspadai Ancaman Kekeringan

  • 06 Sep 2026 14:42 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan mengimbau masyarakat untuk mewaspadai ancaman kekeringan. Imbauan tersebut disampaikan melalui publikasi edukasi mengenai kesiapsiagaan menghadapi kekeringan.

Dalam publikasi tersebut, BPBD Kota Tarakan menjelaskan bahwa kekeringan merupakan kondisi ketika ketersediaan air di suatu wilayah mengalami penurunan drastis akibat curah hujan yang jauh di bawah normal dalam jangka waktu tertentu.

BPBD mencantumkan sejumlah dampak yang dapat ditimbulkan akibat kekeringan. Dampak tersebut antara lain krisis air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, gagal panen dan menurunnya produksi pertanian, serta meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.

Selain itu, kekeringan juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan akibat debu dan berkurangnya sanitasi. Kondisi tersebut juga berpengaruh terhadap ketersediaan sumber air bagi satwa dan ternak.

Untuk menghadapi kondisi kekeringan, BPBD Kota Tarakan meminta masyarakat memantau perkembangan cuaca dan peringatan dini melalui informasi dari BMKG dan BPBD. Masyarakat juga diimbau menggunakan air seperlunya, memperbaiki kebocoran, serta memanfaatkan kembali air bekas pakai.

BPBD juga mengimbau masyarakat menyiapkan cadangan air dengan menyimpannya di dalam tandon, drum, atau wadah penampungan lainnya. Langkah tersebut menjadi bagian dari kesiapsiagaan untuk menghadapi berkurangnya ketersediaan air.

Di sektor pertanian dan peternakan, masyarakat diminta menggunakan teknik irigasi hemat air, memilih tanaman yang tahan kekeringan, serta menyediakan pakan cadangan. Sementara untuk menjaga lingkungan, masyarakat diimbau menghindari pembakaran lahan, melestarikan hutan, dan menjaga daerah tangkapan air.

Selain langkah tersebut, BPBD Kota Tarakan mengingatkan masyarakat untuk menyiapkan diri dan keluarga dengan memastikan kesehatan, menyiapkan logistik, serta mengetahui jalur evakuasi. BPBD juga mencantumkan sejumlah kebutuhan yang perlu disiapkan, meliputi air bersih, logistik, kesehatan, informasi, dan kebutuhan keluarga.

Publikasi tersebut juga mengajak masyarakat melakukan sejumlah tindakan mulai dari sekarang, seperti menghemat air, menjaga lingkungan, menanam pohon, mengelola sumber daya air, serta aktif dalam kegiatan berbagi dan bergotong royong.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....