Warga Kampung Satu Keluhkan Kualitas Udara Tarakan

  • 12 Feb 2026 15:13 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tarakan – Kualitas udara di Kota Tarakan menjadi sorotan warga di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi daerah. Hal ini mengemuka dalam program "Halo RRI" di Pro 1 RRI Tarakan edisi Rabu (11/2/2026) melalui aduan yang dikirimkan oleh warga bernama Pak Samu.

Pak Samu, seorang warga Kampung Satu, menyampaikan keresahannya melalui pesan WhatsApp saat sedang berolahraga pagi. Ia merasakan adanya penurunan kualitas udara bersih yang selama ini menjadi penunjang aktivitas warga di pagi hari.

Dalam pesan yang dibacakan oleh penyiar Diti Hangrani, Pak Samu menyebutkan bahwa meski pergerakan ekonomi di Tarakan sedang bertumbuh, aspek lingkungan tidak boleh diabaikan. Ia mengamati adanya polusi yang mulai mencemari kesegaran udara di wilayah tersebut.

Aduan tersebut juga disertai dengan bukti visual berupa gambar asap hitam pekat yang diduga berasal dari pembuangan sebuah pabrik. Hal ini memicu keprihatinan mengingat wilayah Kampung Satu merupakan area yang sering digunakan warga untuk berolahraga.

Menanggapi aduan tersebut, program Halo RRI mengajak para akademisi, aktivis lingkungan hidup, maupun warga yang berkompeten untuk memberikan solusi. Kolaborasi ide sangat dibutuhkan agar udara segar di Tarakan tetap terjaga dan tidak semakin tercemar.

Pihak RRI juga menegaskan bahwa mulai Februari 2026, program Halo RRI hadir lebih intensif yakni tiga kali seminggu setiap Senin, Rabu, dan Jumat. Hal ini bertujuan agar lebih banyak keluhan pelayanan publik dan lingkungan seperti yang dialami Pak Samu dapat tertampung.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau kondisi lingkungan sekitar dan melaporkannya melalui kanal informasi RRI. Dengan adanya laporan dari warga seperti Pak Samu, diharapkan pihak terkait dapat segera mengambil tindakan evaluasi terhadap aktivitas industri yang menghasilkan polusi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....