Potensi Desa Malinau Hilir Melalui Budidaya Buah Jeruk

  • 31 Jul 2026 14:17 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Malinau - Program Potensi Daerah kali ini mengangkat kisah inspiratif pengembangan sektor pertanian melalui budidaya kebun jeruk di Desa Malinau Hilir, Kecamatan Malinau Kota. Perkebunan jeruk yang dikelola oleh pemerintah desa ini memiliki luas sekitar 1,5 hektar dan menjadi salah satu motor penggerak ekonomi kerakyatan.

Kepala Desa Malinau Hilir, Suwardi, menjelaskan bahwa inisiatif pengembangan kebun jeruk tersebut bermula sejak masa pandemi COVID-19 pada tahun 2021 lalu. Melalui skema padat karya tunai, proyek perkebunan ini tidak hanya berorientasi pada ketahanan pangan desa, tetapi juga memberikan penghasilan langsung bagi masyarakat setempat.

Menurut Suwardi, tanaman jeruk memerlukan waktu sekitar tiga tahun sebelum mulai berbuah lebat dan dapat dipanen secara produktif. Pada tahap awal pemanfaatan, hasil panen tersebut lazim digunakan untuk memenuhi kebutuhan pasokan air jeruk peras di pasaran.

"Untuk tingkat pemasaran atau kebutuhan pasar ini masih terbuka luas kemudian masih kurang, sehingga ketika ada permintaan kadang-kadang terkendala ketersediaan buah," jelasnya.

Dalam praktiknya, proses pemanenan dilakukan secara rutin setiap hari menyesuaikan dengan tingkat permintaan para pengumpul langganan. Jumlah pasokan yang dikirimkan berkisar antara 10 hingga 50 kilogram per hari, bahkan total distribusi harian ke beberapa pengepul bisa mencapai puluhan kilogram.

Keberhasilan budidaya jeruk ini turut memicu antusiasme warga sekitar untuk ikut serta mengembangkan tanaman serupa di pekarangan maupun lahan mereka. Langkah tersebut dinilai sangat strategis dalam memperkuat ketahanan pangan daerah yang tidak hanya bergantung pada komoditas padi dan jagung.

Melalui pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang optimal, Pemerintah Desa Malinau Hilir berharap sektor perkebunan ini dapat terus eksis dan meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....