Sukses Ketahanan Pangan, Desa Malinau Hilir Kelola Kebun Jeruk Mandiri

  • 29 Mar 2026 08:20 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Malinau – Desa Malinau Hilir membuktikan bahwa program ketahanan pangan tidak melulu soal padi dan jagung. Melalui inisiatif pemerintah desa, lahan seluas 1,5 hektar kini disulap menjadi perkebunan jeruk yang produktif dan berkelanjutan.

Kepala Desa Malinau Hilir, Suwardi, menyebutkan bahwa kebun ini merupakan warisan program ketahanan pangan yang diinisiasi pada masa pandemi COVID-19. Saat itu, pembangunan kebun dilakukan melalui skema Padat Karya Tunai (PKT).

"Kebun jeruk ini memberikan pekerjaan langsung kepada masyarakat saat masa sulit pandemi. Upahnya langsung dirasakan warga, dan kini hasilnya menjadi aset ketahanan pangan desa," kata Suwardi.

Meskipun memakan waktu tumbuh yang lebih lama dibandingkan komoditas lain, jeruk dipilih karena nilai ekonomisnya yang tinggi dan daya tahan pohon yang panjang. Di usia lima tahun sekarang, kebun ini telah menjadi sumber pangan fungsional bagi daerah sekitarnya.

Pasar lokal di Kecamatan Malinau Kota menjadi penyerap utama hasil panen setiap harinya. Rutinitas pemanenan dilakukan berdasarkan permintaan pasar, yang berkisar antara 10 hingga 50 kilogram per pengumpul setiap pagi.

Suwardi menegaskan bahwa diversitas pangan sangat penting untuk memperkuat kemandirian desa. Selain jeruk, desa ini juga mengembangkan potensi peternakan dan buah-buahan lainnya sebagai jaring pengaman ekonomi warga.

Eksistensi kebun jeruk yang tetap terjaga hingga kini menunjukkan komitmen pemerintah desa dalam merawat program jangka panjang. Ke depan, program ini akan terus ditingkatkan guna menjamin ketersediaan buah segar yang terjangkau bagi masyarakat Malinau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....