Tarakan Perkuat Strategi Mitigasi Hadapi Risiko Bencana

  • 30 Apr 2026 17:30 WIB
  •  Tarakan
Poin Utama
  • Mitigasi Bencana

RRI.CO.ID, Tarakan - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan terus berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam melalui strategi perencanaan pembangunan yang matang.

Dalam dialog khusus, ditekankan pentingnya mengintegrasikan mitigasi bencana ke dalam setiap kebijakan pembangunan daerah agar dampak kerugian bisa ditekan serendah mungkin.

Kepala Bappeda Tarakan, Catur Hendratmo, mengatakan bahwa isu strategis saat ini adalah menjaga lingkungan hidup yang berkelanjutan dan tangguh. Pemerintah berupaya memperketat izin mendirikan bangunan di zona merah sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang telah ditetapkan secara profesional.

Berdasarkan data indeks risiko bencana, Kota Tarakan saat ini berada pada posisi sedang dengan angka indeks 102 di tahun 2025. Pemerintah menargetkan angka ini turun hingga mencapai 80 pada tahun 2029 mendatang melalui berbagai program kerja yang sangat terukur.

Langkah preventif lebih diutamakan dibandingkan tindakan kuratif pasca bencana karena dinilai lebih efektif dalam melindungi masyarakat luas. Kapasitas daerah terus ditingkatkan melalui penguatan kelembagaan, regulasi, serta penyediaan sarana dan prasarana penunjang kesiapsiagaan yang lebih memadai dan canggih.

"Fokus utama pembangunan saat ini adalah memperbaiki aksesibilitas di wilayah pemukiman padat penduduk guna memudahkan proses evakuasi saat darurat," tegasnya.

Hal ini menjadi bagian dari program jangka panjang pemerintah dalam menciptakan pemukiman yang lebih aman dan teratur bagi seluruh warga. Penanganan banjir juga menjadi prioritas dengan melakukan normalisasi sungai dari hulu hingga hilir secara berkelanjutan di titik-titik rawan.

Pemerintah optimis bahwa perbaikan sistem drainase di wilayah strategis akan signifikan mengurangi genangan air yang sering merugikan ekonomi warga sekitar.

Pada akhirnya, keberhasilan program pemerintah ini sangat bergantung pada sinergi yang kuat antara birokrasi, legislatif, dan partisipasi aktif masyarakat. Pemerintah mengajak semua pihak untuk bersatu dalam siaga demi mewujudkan visi Tarakan yang tangguh menghadapi segala ancaman bencana alam. (ADR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....