Literasi Digital: Mengapa Anak Zaman Now Hanya Mahir Pakai Aplikasi?

  • 27 Mar 2026 16:51 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan – Anggapan bahwa anak zaman sekarang sangat melek teknologi ternyata perlu diluruskan. Meski mahir mengoperasikan berbagai aplikasi terbaru, mayoritas anak generasi Z dan Alfa dinilai masih sangat minim dalam hal literasi digital dan keamanan data.

Dalam dialog Sapa Kaltara RRI Tarakan, terungkap bahwa anak-anak cenderung menerima informasi secara mentah-mentah tanpa menyaring kebenarannya. Mereka mahir secara teknis karena tidak takut mencoba, namun gagap dalam memahami etika digital dan bahaya cyber crime.

"Literasi digital bukan soal jago main game atau edit video, tapi bagaimana menjaga keamanan data pribadi dan memahami konsekuensi hukum dari setiap unggahan," tegas Dr. Jumiati.

Kejahatan yang bermula dari gim daring, mulai dari kekerasan verbal, perundungan, hingga pelecehan seksual, kini mengintai anak-anak di bawah 18 tahun. Hal ini diperparah dengan kebiasaan anak yang lebih suka mengunggah status galau daripada berbicara langsung kepada keluarga.

Dr. Lisia Kusumawati menekankan bahwa orang tua tidak boleh kalah langkah. Sebelum mengarahkan anak, orang tua wajib belajar literasi digital terlebih dahulu agar bisa memantau konten apa yang diakses oleh buah hati mereka.

"Kita tidak bisa melarang total, tapi kita bisa membatasi. Screen time yang produktif harus diawasi, dan orang tua harus hadir sebagai teladan dalam penggunaan gawai yang bijak," tutur Dr. Lisia.

Ia berpesan agar jari-jemari anak digunakan untuk hal bermanfaat, bukan untuk menjatuhkan orang lain. Penguatan pondasi agama dan etika dari rumah tetap menjadi benteng terkuat di era digitalisasi ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....