Semarak HUT ke-81 RI, Gubernur Tekankan Perayaan Sederhana dan Anggaran Harus Berda
- 16 Agt 2026 20:15 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID. Tanjung Selor – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kalimantan Utara tidak boleh berubah menjadi ajang menghamburkan anggaran.
Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, menegaskan perayaan kemerdekaan harus sederhana, bermakna, sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Zainal saat membuka Pekan Kemerdekaan yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kaltara di halaman Kantor Gubernur Kaltara, Sabtu (15/8/2026).
Bagi Zainal, kemerdekaan bukan sekadar seremoni, perlombaan atau kemeriahan sesaat. Peringatan HUT RI harus menjadi momentum memperkuat kebersamaan, gotong royong dan kepedulian sosial.
“Saya bangga karena kegiatan ini bukan soal siapa yang paling hebat atau menjadi juara. Yang terpenting adalah ibu-ibu DWP tetap kompak, solid dan mau bergotong royong,” tegas Zainal.
Ia menilai semangat kebersamaan tersebut sejalan dengan tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Tema tersebut, kata dia, tidak boleh berhenti sebagai slogan, tetapi harus diterjemahkan dalam kebijakan dan tindakan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Karena itu, Zainal meminta seluruh jajaran Pemprov Kaltara tidak terjebak pada perayaan yang berlebihan.
Setiap rupiah anggaran yang digunakan untuk kegiatan pemerintahan maupun peringatan hari besar harus memiliki manfaat yang jelas.
“Peringatan HUT RI dan HUT ke-14 Provinsi Kaltara harus kita laksanakan secara sederhana. Jangan sampai kemeriahan mengalahkan substansi,” ujarnya.
Zainal bahkan mendorong agar anggaran yang dapat dihemat dari kegiatan seremonial dialihkan untuk kepentingan yang lebih produktif, terutama membantu masyarakat dan mendukung pembangunan.
“Anggaran untuk peringatan dapat kita prioritaskan membantu masyarakat atau untuk kegiatan pembangunan yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Bumi Benuanta,” tegasnya.
Selain menekan penggunaan anggaran secara efisien, Gubernur juga meminta setiap kegiatan Pemprov Kaltara membuka ruang lebih besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Keterlibatan UMKM dinilai bukan sekadar pelengkap kegiatan, tetapi harus menjadi bagian dari upaya menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Terima kasih kepada pelaku UMKM yang ikut berpartisipasi. Ini salah satu upaya untuk menggerakkan UMKM di Kaltara,” pungkasnya. (rln/*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....