Warga Desa Balayan Ari Sambut Tahun Baru 2026

  • 26 Jan 2026 22:44 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tana Tidung - Desa Balayan Ari menggelar kegiatan ibadah sekaligus perayaan menyambut Tahun Baru pada Selasa malam (31/12/2026). Kegiatan ini dimulai sejak pukul 21.00 WITA dan berlangsung hingga pergantian tahun pada pukul 00.00 WITA, dari tahun 2025 menuju 2026.

Perayaan malam tahun baru tersebut diikuti oleh masyarakat Desa Balayan Ari dengan penuh khidmat dan kebersamaan. Acara diawali dengan ibadah bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan satu tahun yang telah dilalui, sekaligus doa dan harapan untuk menyongsong tahun yang baru. Kegiatan ini turut didukung oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Borneo Tarakan (UBT) Kelompok 9 yang membantu persiapan serta kelancaran acara.

Memasuki detik-detik pergantian tahun, suasana semakin khusyuk dan penuh makna. Tepat pukul 00.00 WITA, pergantian tahun 2025 ke 2026 ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya tahun yang baru dan harapan akan kehidupan masyarakat desa yang lebih baik.

Kepala Desa Balayan Ari, dalam keterangannya pada kegiatan malam pergantian tahun, menyampaikan bahwa ibadah dan perayaan ini memiliki makna penting bagi masyarakat desa.

“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus doa bersama agar di tahun yang baru masyarakat Desa Balayan Ari diberikan kesehatan, kedamaian, dan persatuan yang semakin kuat,” ujarnya.

Kebersamaan masyarakat Desa Balayan Ari kembali berlanjut keesokan harinya, Rabu (1/1/2026), melalui kegiatan Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kabupaten Tana Tidung, Kepala Desa Seputuk beserta rombongan, serta masyarakat Desa Seputuk dan Desa Balayan Ari.

Acara diawali dengan ibadah bersama, kemudian dilanjutkan dengan makan berkat bersama yang menjadi keunikan dan ciri khas budaya masyarakat setempat. Warga Desa Balayan Ari membawa hidangan masing-masing dari rumah untuk diletakkan di meja-meja yang telah disiapkan, lalu disantap bersama oleh masyarakat Desa Balayan Ari dan warga Desa Seputuk.

Tradisi makan bersama ini merupakan bagian dari adat dan budaya masyarakat Desa Balayan Ari yang mayoritas berasal dari suku Dayak Belusu. Tradisi tersebut mencerminkan nilai kebersamaan, gotong royong, serta rasa kekeluargaan yang masih terjaga hingga kini.

Kepala Desa Balayan Ari, pada kegiatan Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, menyampaikan apresiasinya atas partisipasi seluruh pihak dalam menjaga dan melestarikan tradisi desa.

“Melalui perayaan ini, kami ingin menjaga tradisi dan budaya desa sekaligus mempererat hubungan antarwarga dan antardesa, sehingga kebersamaan ini dapat terus terjaga,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kelompok KKN UBT Kelompok 9 Benediktus Rewo Bara menyampaikan bahwa mahasiswa KKN terlibat aktif sejak malam pergantian tahun hingga kegiatan perayaan pada 1/1/2026.

“Sejak tanggal 31 Desember hingga 1 Januari, kami mendampingi dan membantu masyarakat dalam setiap rangkaian kegiatan," tuturnya. "Ini menjadi pengalaman berharga bagi kami untuk belajar tentang kebersamaan, budaya, dan nilai gotong royong masyarakat Desa Balayan Ari.”

Setelah makan bersama, kegiatan dilanjutkan dengan hiburan rakyat berupa tarian yang dilakukan secara melingkar dan diiringi musik (Semajau), menambah semarak perayaan serta menjadi simbol persatuan dan kegembiraan bersama dalam menyambut Tahun 2026.

Rekomendasi Berita