Gubernur Kaltara: HUT ke-81 RI Harus Jadi Momentum Menjaga Kedaulatan dari Perbatas
- 17 Agt 2026 09:55 WIB
- Tarakan
RRI.CO.ID, Tanjung Selor – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Provinsi Kalimantan Utara berlangsung khidmat di Lapangan Agatis, Tanjung Selor, Senin (17/8/2026).
Upacara tersebut dihadiri jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat serta berbagai elemen masyarakat.
Nuansa kebangsaan semakin kuat dengan para tamu undangan yang mengenakan pakaian adat dari berbagai suku yang ada di Kalimantan Utara.
Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, menegaskan peringatan HUT ke-81 RI tidak boleh berhenti pada seremoni tahunan.
Momentum kemerdekaan harus dimaknai sebagai penguatan semangat kebangsaan sekaligus pengingat terhadap tanggung jawab menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Kita sudah selesai melaksanakan upacara bendera kemerdekaan ke-81 yang dihadiri oleh seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama serta tokoh adat,” kata Zainal.
Menurutnya, kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan harus terus diwarisi melalui sikap, tindakan dan semangat membangun bangsa. Nilai perjuangan tersebut, kata dia, harus menjadi kekuatan dalam menghadapi tantangan bangsa saat ini.
“Pastinya kita harus memaknai kegiatan HUT ke-81 ini dengan semangat kebangsaan. Kita harus mewarisi nilai-nilai perjuangan para pahlawan kemerdekaan kita,” tegasnya.
Zainal juga menekankan posisi strategis Kalimantan Utara sebagai salah satu provinsi yang berada di wilayah perbatasan negara.
Kondisi tersebut membuat masyarakat dan pemerintah memiliki tanggung jawab lebih besar dalam menjaga keamanan, persatuan serta kedaulatan Indonesia.
“Kita tetap sebagai provinsi di wilayah perbatasan dan tetap menjaga kedaulatan NKRI dari wilayah perbatasan,” ujarnya.
Ia menilai semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
Kehadiran tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat dalam upacara tersebut menjadi simbol kuat bahwa keberagaman di Kaltara merupakan bagian penting dari kekuatan bangsa.
“Perbedaan suku, agama dan adat bukan menjadi penghalang, tetapi menjadi kekuatan untuk bersama-sama menjaga persatuan dan keutuhan NKRI,” pungkasnya. (rln/*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....