Lahan Kosong Dekat Kantor Bupati Jembrana Terbakar
- 05 Okt 2026 20:28 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Kebakaran terjadi pada Minggu malam, 4 Oktober 2026, pukul 19.35 Wita di lahan kosong sebelah utara Kantor Bupati Jembrana.
- Luas area yang terbakar mencakup semak belukar dan tanaman pisang seluas sekitar 10 are.
RRI.CO.ID, Negara – Kebakaran melanda lahan kosong di sebelah utara Kantor Bupati Jembrana, Minggu malam, 4 Oktober 2026. Kobaran api membakar semak belukar dan tanaman pisang di lahan seluas sekitar 10 are.
Kebakaran dilaporkan sekitar pukul 19.35 Wita. Menindaklanjuti laporan tersebut, regu siaga Mako Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Jembrana langsung bergerak menuju lokasi.
Petugas tiba sekitar tiga menit setelah menerima laporan. Sebanyak tiga unit armada dikerahkan untuk menjinakkan api, terdiri dari satu mobil tangki merah, satu armada Hino tembak, dan satu armada Altora.
Total 6.500 liter air digunakan dalam proses pemadaman. Kondisi lahan yang kering sempat membuat api cepat membesar, namun petugas berhasil mengendalikan kobaran sebelum merembet ke area di sekitarnya.
Kepala Satuan Pol PP Jembrana I Ketut Eko Susila Artha Pramana melalui Kepala Seksi Damkar dan Penyelamatan Jembrana Kade Bagus Darmawan membenarkan kejadian tersebut.
Kade Bagus mengatakan laporan kebakaran diterima dari anggota Satpol PP I Gede Eka Samiada setelah mendapat informasi dari masyarakat. “Setelah mendapat informasi dari masyarakat, regu siaga Mako Damkar langsung kami kerahkan ke lokasi,” ujarnya.
Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan petugas. Besaran kerugian material akibat peristiwa tersebut juga masih didata.
Kade Bagus menduga api bisa saja berasal dari aktivitas pembakaran sampah. Kondisi semak yang kering ditambah hembusan angin berpotensi membuat api dengan cepat menjalar.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, terutama ketika kondisi lahan kering dan angin cukup kencang.
“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan tidak melakukan pembakaran secara sembarangan karena api sangat mudah menyebar saat kondisi kering,” kata Kade Bagus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....