Petik Durian Jadi Daya Tarik Baru Agrowisata di Buleleng

  • 05 Okt 2026 20:09 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Konsep petik durian langsung dari kebun menjadi alternatif pengalaman baru yang menarik bagi konsumen di Buleleng, Bali.
  • Dewa Putu Arta Jaya, petani sekaligus dosen Universitas Panji Sakti, mengembangkan strategi pemasaran yang memungkinkan konsumen melihat proses budidaya durian secara langsung.

RRI.CO.ID, Singaraja - Menikmati durian tidak harus selalu dilakukan dengan membeli buah yang sudah dipanen. Konsep petik durian langsung dari kebun mulai menjadi alternatif pengalaman baru bagi konsumen sekaligus peluang pemasaran bagi petani.

Petani durian sekaligus dosen agroteknologi Universitas Panji Sakti (Unipas) Dewa Putu Arta Jaya mengatakan konsumen dapat menikmati pengalaman berbeda dengan datang langsung ke kebun. Pemasaran langsung dari kebun memungkinkan konsumen melihat proses budidaya sekaligus memilih dan memetik buah ketika telah mencapai tingkat kematangan yang sesuai.

“Bisa selfie dulu, bisa ngobrol dulu sebelum dia petik,” ujarnya dalam dialog UMKM Bicara Pro 1 RRI Singaraja, Senin, 5 Oktober 2026.

Petani durian sekaligus dosen agroteknologi Universitas Panji Sakti (Unipas), Dewa Putu Arta Jaya. (Foto: RRI/Tris).

Ia menjelaskan, durian yang dipanen sebaiknya telah mencapai tingkat kematangan sekitar 90 persen atau lebih. Hal ini penting agar kualitas rasa buah tetap optimal.

Selain itu, konsep petik durian ini juga didukung oleh kondisi tanaman durian tertentu yang memiliki ukuran relatif pendek sehingga buah dapat dijangkau oleh konsumen maupun wisatawan.

“Pohon kita yang Musang King dan Black Thorn itu pendek-pendek, jadi bisa terjangkau oleh konsumen atau para pelancong,” ucap pria yang akrab disapa De Tu ini.

Konsep petik langsung tidak hanya menjadi strategi penjualan, tetapi juga dapat memberikan pengalaman berbeda kepada konsumen. Pembeli dapat menikmati suasana kebun sekaligus memperoleh buah langsung dari petani. Model pemasaran tersebut menjadi salah satu bentuk inovasi yang dapat meningkatkan nilai tambah komoditas durian sekaligus membuka peluang pengembangan agrowisata berbasis pertanian lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....