Rutan Negara Skrining TBC, Dua Warga Binaan Terindikasi Suspect
- 06 Okt 2026 07:10 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Dua warga binaan di Rutan Negara, Jembrana, Bali ditemukan teridentifikasi sebagai suspect tuberkulosis dalam pemeriksaan kesehatan massal.
- Skrining kesehatan gratis dilaksanakan pada Senin, 5 Oktober 2026 dengan melibatkan 268 peserta termasuk 202 warga binaan dan 66 petugas serta pegawai rutan.
RRI.CO.ID, Negara – Dua warga binaan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara, Jembrana, Bali, teridentifikasi sebagai terduga atau suspect tuberkulosis (TBC) dalam pemeriksaan kesehatan massal yang digelar bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana.
Skrining tersebut berlangsung di Aula Garuda Wisnu Kencana Rutan Negara, Senin, 5 Oktober 2026. Pemeriksaan kesehatan gratis diikuti 268 peserta yang terdiri dari 202 warga binaan dan 66 petugas serta pegawai Rutan Negara.
Pemeriksaan dilakukan sebagai upaya deteksi dini sekaligus menjaga kondisi kesehatan penghuni dan petugas di lingkungan rutan. Sejumlah pemeriksaan dilakukan, mulai dari skrining gejala, pemeriksaan fisik, pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah hingga skrining awal TBC.
Dari hasil pemeriksaan, dua peserta dinyatakan suspect TBC. Keduanya selanjutnya akan menjalani pemeriksaan dahak atau sputum melalui laboratorium untuk memastikan diagnosis dan menentukan penanganan medis berikutnya.
Selain dugaan TBC, tenaga kesehatan juga menemukan sejumlah peserta dengan tekanan darah tinggi dan kadar gula darah tinggi. Mereka langsung mendapatkan penanganan awal, obat-obatan, serta dijadwalkan mengikuti pemantauan kesehatan secara berkala.
Kepala Rutan Kelas IIB Negara I Gusti Agus Putra Mahendra mengatakan pemeriksaan kesehatan rutin menjadi bagian penting dalam pemenuhan hak dasar warga binaan sekaligus menjaga kesehatan petugas.
“Kesehatan warga binaan dan petugas adalah prioritas utama dalam mendukung proses pembinaan di Rutan Negara. Melalui skrining dini tuberkulosis serta pemeriksaan penyakit tidak menular seperti gula darah dan hipertensi ini, kita dapat melakukan deteksi awal dan langkah medis secepat mungkin,” ujarnya.
Ia mengapresiasi dukungan Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana yang turut mendukung pelaksanaan pemeriksaan kesehatan tersebut.
Menurutnya, deteksi dini diperlukan untuk mencegah potensi penularan penyakit sekaligus memastikan warga binaan maupun petugas memperoleh penanganan kesehatan sesuai kondisi masing-masing.
Rutan Negara bersama Dinas Kesehatan Jembrana selanjutnya akan memantau perkembangan peserta yang terindikasi mengalami gangguan kesehatan. Hasil pemeriksaan lanjutan akan menjadi dasar untuk menentukan tindak medis berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....