Listrik 197 kVA Resmi Menyala, Turyapada Siap Dukung Pariwisata Buleleng

  • 02 Okt 2026 08:10 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • PT PLN UP3 Bali Utara menyalakan pasokan listrik berdaya 197 kVA untuk kawasan Menara Turyapada pada Kamis, 1 Oktober 2026.
  • Pasokan listrik ini akan mendukung berbagai fasilitas pariwisata termasuk terminal gondola, pura, glamping, restoran, dan rumah dinas.
  • Infrastruktur listrik yang memadai diharapkan mempersiapkan kesiapan kawasan Menara Turyapada sebagai destinasi pariwisata strategis di Bali Utara.

RRI.CO.ID, Singaraja - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Utara menyalakan listrik berdaya 197.000 VA atau 197 kVA untuk kawasan Menara Turyapada di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Penyalaan listrik dilakukan Kamis, 1 Oktober 2026, untuk mendukung kebutuhan energi berbagai fasilitas yang tengah dipersiapkan di kawasan tersebut.

Pasokan listrik tersebut menjadi salah satu infrastruktur penting dalam pengembangan Menara Turyapada sebagai kawasan pariwisata di Bali Utara. Sejumlah fasilitas yang akan mendapat dukungan energi listrik antara lain terminal gondola, pura, glamping, restoran, rumah dinas, serta bangunan penunjang lainnya. Ketersediaan daya yang memadai diharapkan mendukung kesiapan fasilitas sebelum nantinya dimanfaatkan untuk aktivitas masyarakat dan wisatawan.

Pelaksana Mechanical, Electrical, and Plumbing (MEP) Bianglala Utama, KSO Tower Turyapada, Haryanta, mengatakan kebutuhan listrik menjadi bagian penting dalam menunjang berbagai fasilitas yang dikembangkan di kawasan Menara Turyapada. Menurutnya, pasokan listrik tersebut akan digunakan untuk mendukung operasional sejumlah fasilitas utama maupun pendukung.

“Kebutuhan listrik ini nantinya mendukung berbagai fasilitas yang ada di kawasan Monument Turyapada, mulai dari terminal gondola hingga fasilitas pendukung lainnya seperti pura, glamping, restoran dan rumah dinas,” ujarnya.

Haryanta menambahkan, ketersediaan listrik yang memadai diperlukan seiring dengan pembangunan dan persiapan berbagai sarana di kawasan tersebut. Dukungan energi diharapkan membuat fasilitas yang telah dibangun dapat dipersiapkan secara optimal. Kondisi tersebut juga penting untuk menunjang kenyamanan masyarakat maupun wisatawan ketika kawasan mulai beroperasi.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Bali Utara, RM Dimas Adhi Prabowo, mengatakan penyalaan listrik di Menara Turyapada merupakan bagian dari komitmen PLN mendukung pengembangan kawasan yang memiliki potensi pariwisata dan aktivitas ekonomi di Bali Utara. PLN memastikan kebutuhan energi pelanggan dapat dilayani sesuai dengan kapasitas yang diperlukan.

“PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Penyalaan listrik di Monumen Turyapada menjadi salah satu bentuk dukungan PLN terhadap pengembangan kawasan ini,” katanya.

Menurut Dimas, keandalan pasokan listrik menjadi salah satu unsur penting ketika berbagai fasilitas pariwisata mulai beroperasi. Energi listrik dibutuhkan untuk mendukung aktivitas wisatawan, pelaku usaha, maupun masyarakat di kawasan tersebut. Karena itu, PLN akan terus berupaya memberikan pelayanan kelistrikan yang mendukung perkembangan kawasan Turyapada.

“Kami berharap kehadiran listrik ini dapat memberikan nilai tambah bagi pengembangan Turyapada ke depan. PLN akan terus berupaya memberikan pelayanan kelistrikan yang andal sehingga kebutuhan energi dapat mendukung aktivitas pariwisata, usaha, maupun kegiatan masyarakat di kawasan ini,” ucapnya.

Pengembangan Menara Turyapada juga diharapkan membuka peluang tumbuhnya aktivitas ekonomi baru di sekitar kawasan. Seiring berkembangnya destinasi wisata tersebut, masyarakat setempat berpeluang mengambil bagian melalui berbagai usaha dan jasa yang berkaitan dengan kebutuhan wisatawan. Kehadiran fasilitas pendukung yang semakin lengkap diharapkan turut memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat.

Bagi PLN, penyediaan listrik tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan energi pelanggan, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan terhadap pertumbuhan berbagai sektor. Pasokan listrik yang andal diperlukan agar aktivitas pariwisata dan usaha dapat berjalan secara berkelanjutan. Dengan demikian, infrastruktur kelistrikan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pengembangan kawasan Turyapada.

Penyalaan listrik berdaya 197 kVA tersebut menjadi bagian dari tahapan persiapan Menara Turyapada sebagai salah satu kawasan pengembangan pariwisata di Bali Utara. Dengan dukungan infrastruktur energi, berbagai fasilitas di kawasan tersebut diharapkan dapat dipersiapkan dan dikembangkan secara optimal. Kehadiran pasokan listrik juga diharapkan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Buleleng.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....