BNN Kabupaten Buleleng Libatkan Pelajar Jadi Remaja Teman Sebaya
- 30 Sep 2026 08:50 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- BNN Kabupaten Buleleng meluncurkan program Remaja Teman Sebaya sebagai strategi pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda dengan melibatkan pelajar dan mahasiswa.
- Program ini memberikan pembekalan tentang bahaya narkotika, cara menghindarinya, dan langkah yang dapat diambil ketika menghadapi persoalan terkait narkotika.
- Kepala BNNK Buleleng Komang Yuda Murdianto menilai remaja memiliki posisi penting sebagai penggerak pencegahan di lingkungan masing-masing, sehingga upaya pencegahan melibatkan lingkungan pergaulan mereka sendiri.
RRI.CO.ID, Singaraja - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buleleng memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda melalui program Remaja Teman Sebaya. Program ini melibatkan pelajar dan mahasiswa untuk mendapatkan pembekalan mengenai bahaya narkotika serta cara membangun ketahanan diri. Pendekatan tersebut dinilai penting agar upaya pencegahan tidak hanya dilakukan melalui sosialisasi dari orang dewasa, tetapi juga melibatkan lingkungan pergaulan remaja itu sendiri.
Kepala BNNK Buleleng, Komang Yuda Murdianto, mengatakan remaja memiliki posisi penting dalam membangun lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika. Para pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam program tersebut diberikan pengetahuan mengenai bahaya narkotika, cara menghindarinya, hingga langkah yang dapat dilakukan ketika menghadapi persoalan terkait narkotika. Mereka diharapkan mampu menjadi penggerak pencegahan di lingkungan masing-masing.
Menurut Yuda, pembentukan Remaja Teman Sebaya tidak hanya berorientasi pada penyampaian informasi. Program tersebut juga diarahkan untuk membangun ketahanan diri remaja agar mampu melindungi dirinya ketika menghadapi pengaruh negatif dari lingkungan. Ketahanan tersebut diperlukan karena remaja berada pada fase perkembangan yang sangat rentan terhadap pengaruh pergaulan.
"Remaja Teman Sebaya itu kami rekrut dari para mahasiswa ataupun murid-murid yang ada di sekolah-sekolah untuk bisa kami berikan ilmu pengetahuan terkait dengan narkotika," ujar Yuda pada Senin, 28 September 2026.
Ia menjelaskan pembekalan yang diberikan mencakup pemahaman mengenai bahaya narkotika, cara menjauhi narkoba, serta pendekatan yang dapat dilakukan ketika berhadapan dengan orang yang menggunakan narkotika. Pengetahuan tersebut diharapkan membuat remaja tidak hanya mampu menjaga dirinya sendiri, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap teman dan lingkungan sekitarnya. Dengan demikian, pencegahan dapat dilakukan melalui jaringan pertemanan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari pelajar.
Yuda menegaskan, ketahanan diri yang dimaksud bukan berkaitan dengan kemampuan fisik atau menghadapi konflik. Ketahanan tersebut lebih pada kemampuan remaja untuk mengenali risiko, mengambil keputusan yang tepat, dan menolak ajakan yang dapat membawa mereka pada penyalahgunaan narkotika. "Tujuannya membangun ketahanan diri remaja, bukan tahan karena jago berantem atau tawuran, tetapi ketahanan diri dari remaja itu sendiri," katanya.
Menurutnya, kemampuan melindungi diri perlu dibangun sejak dini melalui pemahaman mengenai dampak penyalahgunaan narkotika. Remaja harus mampu mengenali bahwa narkotika dapat memberikan dampak buruk terhadap kehidupan pribadi, pendidikan, keluarga, maupun lingkungan sosial. Karena itu, penguatan karakter menjadi bagian penting dalam program pencegahan yang dilakukan BNNK Buleleng.
Selain membangun ketahanan individu, BNNK Buleleng juga mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang bersih dari narkotika. Upaya tersebut dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari sekolah, guru, orang tua, hingga pelajar sendiri. Lingkungan pendidikan dinilai memiliki peran strategis karena menjadi salah satu ruang utama bagi pembentukan karakter dan perilaku generasi muda.
Yuda mengatakan pencegahan narkotika tidak dapat dibebankan hanya kepada BNNK maupun aparat penegak hukum. Peran remaja sebagai bagian dari lingkungan sosialnya justru diperlukan untuk memperkuat pesan pencegahan di antara teman sebaya. "Kita harus bersama-sama memberikan edukasi kepada anak dan remaja agar mereka tahu bagaimana caranya memproteksi diri dari narkotika," ucapnya.
Melalui program Remaja Teman Sebaya, BNNK Buleleng berharap semakin banyak pelajar dan mahasiswa memiliki kemampuan untuk menjadi agen pencegahan di lingkungannya. Mereka tidak hanya dibekali pengetahuan, tetapi juga diarahkan untuk aktif dalam kegiatan positif yang dapat memperkuat karakter dan menjauhkan diri dari penyalahgunaan narkotika. Keterlibatan generasi muda ini menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pendidikan dan pergaulan yang lebih aman dari ancaman narkotika.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....