HUT ke-24, SMAN 1 Sukasada Hadirkan Beasiswa hingga Peluang Kuliah ke China

  • 14 Sep 2026 15:14 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Memasuki usia ke-24, SMA Negeri 1 Sukasada terus memperluas peluang bagi siswa untuk meraih masa depan. Berbagai program dikembangkan, mulai dari beasiswa prestasi, subsidi pendidikan, penguatan bahasa asing, hingga pelatihan keterampilan dan peluang melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Kepala SMAN 1 Sukasada, Putu Suardana, S.Pd., M.Pd., mengatakan berbagai program tersebut merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam memberikan ruang kepada siswa untuk berkembang sesuai potensi masing-masing. Momentum HUT ke-24 juga menjadi penguatan visi sekolah yang memadukan budaya lokal, pendidikan, dan tuntutan perkembangan zaman.

Salah satu program yang terus diperkuat yakni beasiswa prestasi bagi siswa berprestasi dari jenjang SMP. Siswa yang meraih juara umum pertama mendapatkan pembebasan biaya pendidikan selama tiga tahun, juara umum kedua selama dua tahun, sedangkan juara umum ketiga selama satu tahun.

“Kami ingin memberikan motivasi kepada siswa agar terus berprestasi. Prestasi akademik harus mendapat apresiasi, sehingga mereka semakin semangat belajar dan berkembang,” ungkap Putu Suardana saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 14 September 2026.

Selain prestasi akademik, SMAN 1 Sukasada juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan di bidang olahraga, seni, budaya, dan keterampilan. Potensi tersebut dipadukan dengan sentuhan modern agar siswa tetap memiliki akar budaya sekaligus mampu menghadapi tuntutan global.

“Anak-anak yang datang ke SMA Negeri 1 Sukasada memang memiliki jiwa budaya dan olahraga yang kuat. Itu yang kami gali kembali. Prestasi yang sudah ada kami kemas dengan sentuhan modern, sehingga budaya tetap hidup tetapi anak-anak juga siap menghadapi tuntutan global,” ujarnya.

Peluang menuju pendidikan global turut dibuka melalui penguatan bahasa Mandarin. Program tersebut dikembangkan melalui kerja sama dengan perguruan tinggi, termasuk Undiksha dan Harbin University, dengan menghadirkan pembelajaran bersama penutur asli atau native speaker.

Saat ini, pembelajaran bahasa Mandarin telah memasuki level dua dan dilaksanakan setiap Sabtu. Kemampuan tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke China melalui jalur beasiswa.

“Tahun ini anak-anak baru masuk ke level dua. Kami berharap dan berdoa semoga ada yang mampu menembus China melalui peluang beasiswa tersebut,” ucapnya.

Di sisi lain, sekolah juga memastikan keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang siswa dalam memperoleh pendidikan. Melalui program beasiswa subsidi silang, siswa dari keluarga kurang mampu mendapatkan keringanan biaya pendidikan sebesar 50 persen selama tiga tahun, setelah melalui proses survei kondisi ekonomi keluarga.

Pada tahun ajaran ini, sebanyak 38 siswa menerima bantuan tersebut. Program itu menjadi salah satu bentuk komitmen sekolah dalam memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi seluruh siswa.

Tidak hanya pendidikan formal, SMAN 1 Sukasada juga membekali siswa dengan keterampilan yang dapat menjadi bekal memasuki dunia kerja. Sekolah bekerja sama dengan lembaga pelatihan pariwisata H2B dalam memberikan pelatihan culinary, housekeeping, hospitality, dan bartender.

Pelatihan terdiri atas delapan kali pembelajaran teori di sekolah dan empat kali praktik langsung di industri. Setelah mengikuti uji kompetensi, siswa memperoleh sertifikat keterampilan yang dapat menjadi nilai tambah saat melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.

“Beberapa siswa kami sudah diterima bekerja di restoran dan penginapan berbekal sertifikat keterampilan yang mereka peroleh dari program ini,” kata Putu Suardana.

Menurutnya, seluruh program tersebut diarahkan untuk memberikan pilihan masa depan yang lebih luas bagi siswa. Sekolah ingin memastikan setiap peserta didik memiliki bekal, baik untuk melanjutkan pendidikan, meraih prestasi, maupun memasuki dunia kerja.

“Kami ingin memunculkan sekecil apa pun sumber daya yang ada, baik dari anak-anak maupun guru. Semua potensi itu kami kembangkan agar anak-anak memiliki bekal yang kuat untuk masa depannya,” ucapnya.

Memasuki usia ke-24, SMAN 1 Sukasada berkomitmen terus mengembangkan berbagai potensi siswa dengan tetap berpijak pada budaya lokal. Dari beasiswa hingga peluang pendidikan ke luar negeri, sekolah berupaya membuka sebanyak mungkin jalan bagi siswa untuk menentukan masa depan sesuai kemampuan dan cita-citanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....