Kokurikuler Spenpraja: Belajar Eco Enzim dan Kompos Bersama DLH Buleleng

  • 14 Sep 2026 13:38 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • SMP Negeri 4 Singaraja menggelar kegiatan kokurikuler sosialisasi lingkungan hidup untuk seluruh siswa kelas VIII pada jam pelajaran ke-1 hingga ke-3.
  • Kegiatan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng yang menyampaikan materi tentang eco enzim dan kompos sebagai solusi pengelolaan limbah organik.
  • Program ini dirancang untuk menumbuhkan kepedulian dan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah yang bijak.

RRI.CO.ID, Singaraja - Kegiatan Kokurikuler Kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja (Spenpraja) kembali menghadirkan pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna. Pada sesi pertama, jam pelajaran ke-1 hingga ke-3, seluruh murid kelas VIII mengikuti kegiatan sosialisasi lingkungan hidup bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buleleng yang berlangsung di lapangan sekolah belum lama ini.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menumbuhkan kepedulian dan kesadaran murid terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui pengelolaan sampah dan pemanfaatan limbah organik secara bijak. Dalam kegiatan tersebut, narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng menyampaikan materi mengenai eco enzim dan kompos.

Murid diperkenalkan pada pengertian, manfaat, bahan yang diperlukan, hingga tahapan pembuatannya. Penyampaian materi tidak hanya dilakukan secara teori, tetapi juga diarahkan pada pemahaman praktis agar murid dapat menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Eco enzim diperkenalkan sebagai salah satu bentuk pemanfaatan limbah organik, sementara kompos menjadi solusi sederhana untuk mengolah sampah organik menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi tanaman dan lingkungan. Melalui kegiatan ini, murid diajak memahami bahwa sampah yang dikelola dengan tepat dapat memiliki nilai guna dan tidak selalu berakhir sebagai limbah.

Suasana kegiatan di lapangan berlangsung antusias dan interaktif. Murid menyimak penjelasan narasumber serta memperoleh wawasan baru tentang langkah-langkah sederhana dalam menjaga lingkungan.

Kegiatan kokurikuler ini diharapkan mampu membangun karakter murid yang peduli, bertanggung jawab, kreatif, dan memiliki kesadaran untuk menerapkan gaya hidup berkelanjutan. Semangat menjaga lingkungan pun diharapkan tidak berhenti di sekolah, tetapi dapat diterapkan di rumah dan lingkungan sekitar. Spenpraja terus bergerak bersama untuk mewujudkan generasi yang peduli lingkungan, kreatif dalam mengolah sumber daya, dan siap menjadi bagian dari solusi bagi bumi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....