Buleleng Usulkan RMU Besar, Petani Tak Lagi Andalkan Penjemuran Manual

  • 07 Sep 2026 19:41 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng berencana mengusulkan bantuan Rice Milling Unit (RMU) berkapasitas besar kepada pemerintah pusat. Fasilitas pengolahan gabah ini diharapkan dapat memperkuat proses pascapanen sekaligus memangkas tahapan penanganan hasil pertanian yang selama ini masih dilakukan secara manual oleh petani.

Rencana tersebut disampaikan Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, saat mendampingi Anggota Komisi IV DPR RI I Nyoman Adi Wiryatama dalam menyerahkan bantuan Kementerian Pertanian berupa Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) dan bibit Kelapa serta Kopi kepada Subak/Kelompok Tani di Kabupaten Buleleng.

Sutjidra mengatakan, pemerintah daerah akan mengupayakan agar Buleleng memperoleh RMU dengan kapasitas besar. Jika terealisasi, fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu RMU besar yang dimiliki daerah di Bali.

“Nah, sekarang kita akan meninjau lahan pertanian kita yang ada di Gerokgak. Kita juga berencana mengusulkan bantuan RMU atau Rice Milling Unit. Kalau nanti RMU ini bisa terealisasi, Buleleng akan menjadi salah satu daerah di Bali yang mendapatkan bantuan RMU berkapasitas besar,” katanya, pada 6 September 2026.

Menurut Sutjidra, keberadaan RMU akan memberikan kemudahan bagi petani dalam menangani hasil panen. Proses pengolahan yang menggunakan mesin dinilai dapat mengurangi ketergantungan terhadap penjemuran secara manual, sehingga waktu dan tenaga petani dapat lebih efisien.

“Tidak perlu lagi seperti yang disampaikan Pak Anggota DPR RI, tidak perlu lagi ada penjemuran. Ini langsung pakai mesin, langsung digiling,” ujarnya.

Sutjidra berharap usulan tersebut dapat direalisasikan melalui dukungan pemerintah pusat. Dengan adanya fasilitas pengolahan pascapanen yang memadai, hasil produksi padi Buleleng tidak hanya meningkat dari sisi produksi, tetapi juga dapat dikelola lebih efisien hingga menghasilkan beras yang siap dipasarkan.

Pengembangan RMU ini sekaligus menjadi langkah untuk memperkuat rantai produksi pertanian Buleleng dari hulu hingga hilir. Pemerintah daerah berharap dukungan sarana pascapanen dapat memberi manfaat lebih besar bagi petani dan meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....