Dikebut Jelang Musim Hujan, Jembatan Banyuasri Ditarget Rampung Desember
- 07 Sep 2026 18:24 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja: Pemerintah Kabupaten Buleleng mempercepat pembangunan jembatan di kawasan Integrated Farming Banyuasri agar dapat diselesaikan sebelum puncak musim hujan. Proyek yang ditargetkan rampung pada Desember 2026 itu dinilai penting karena berada di kawasan yang kerap mengalami peningkatan debit air saat musim penghujan.
Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Gede Supriatna meninjau langsung lokasi pembangunan, Senin, 7 September 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai jadwal sekaligus mengevaluasi tahapan konstruksi yang sedang berlangsung.
Sutjidra menegaskan penyelesaian struktur bawah jembatan menjadi prioritas utama. Menurutnya, pekerjaan tersebut harus selesai lebih awal agar proses konstruksi tidak terkendala ketika curah hujan mulai meningkat pada November mendatang.
“Ini strategis sekali, mengingat musim hujan akan datang. Sebaiknya pada bulan November, konstruksi bagian bawahnya sudah harus selesai,” ujarnya.
| Baca juga: Dahan Membusuk Picu Pohon Wani Tumbang |
Di hadapan penyedia jasa, Bupati juga meminta laporan perkembangan proyek secara langsung. Dari hasil pemantauan, progres pembangunan baru mencapai sekitar 10 persen dan masih difokuskan pada proses pengeringan area bawah jembatan sebagai tahap paling krusial sebelum pekerjaan struktur dimulai.
“Progresnya ini mungkin baru sekitar 10 persen. Jadi yang paling krusial ini untuk pengeringan di bawahnya,” katanya.
Untuk mempercepat penyelesaian, Pemkab Buleleng memilih menggunakan sistem beton pracetak pada struktur jembatan. Metode tersebut dinilai lebih efisien dan mampu memangkas waktu pengerjaan dibandingkan konstruksi konvensional.
“Nanti pakai beton pracetak,” ucapnya.
Selain proyek jembatan, kawasan Integrated Farming Banyuasri juga dipersiapkan menjadi lokasi pembangunan fasilitas panjat tebing bertaraf internasional. Lokasinya berada di sisi kanan lahan milik Pemkab Buleleng dan telah masuk dalam rencana pengembangan kawasan.
Selain proyek jembatan, kawasan Integrated Farming Banyuasri juga dipersiapkan menjadi lokasi pembangunan fasilitas panjat tebing bertaraf internasional. Lokasinya berada di sisi kanan lahan milik Pemkab Buleleng dan telah masuk dalam rencana pengembangan kawasan.
Sutjidra memastikan kedua proyek tersebut tetap mengacu pada master plan yang telah disusun sehingga dapat berjalan bersamaan tanpa saling mengganggu. Ia berharap jembatan maupun fasilitas olahraga itu sama-sama selesai sesuai target dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta pengembangan kawasan terpadu di Buleleng.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....