Buleleng Siapkan 1.370 Hektare Lahan untuk Sentra Kopi
- 07 Sep 2026 11:11 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Kabupaten Buleleng terus mendorong pengembangan komoditas kopi dengan menyiapkan kawasan potensial seluas sekitar 1.370 hektare sebagai sentra kopi. Pengembangan ini diarahkan untuk memperkuat produksi kopi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi bagi petani.
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, mengatakan pengembangan sentra kopi akan dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan wilayah yang memiliki potensi perkebunan kopi. Penanaman bibit akan disesuaikan dengan kondisi musim agar tanaman dapat tumbuh optimal.
Sejumlah wilayah yang menjadi sasaran pengembangan antara lain Ban Diri, Gobleg, Bungan Cina, Kubu Cutup, dan Cak Sari. Menurut Sutjidra, kawasan tersebut memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan sebagai sentra produksi kopi di Buleleng.
“Jadi nanti bibitnya simultan nanti kita akan tanam di bulan November khususnya di daerah atas yang potensi untuk kopi seperti Ban Diri, Gobleg, kemudian dari Bungan Cina, dari Kubu Cutup, Cak Sari itu. Itu yang potensi-potensi yang ada sebanyak 1.370 hektar. Nanti kita menjadikan sentra kopi di Buleleng ini,” ujarnya pada 6 September 2026.
Untuk mendukung pengembangan tersebut, Buleleng juga menerima bantuan bibit kopi unggul jenis robusta dan arabika dari pemerintah pusat. Sutjidra menyebut penanaman tidak dilakukan saat ini karena kondisi masih memasuki musim kering yang berisiko menyebabkan bibit tidak tumbuh optimal.
“Bibit kopi sebanyak 1.300 pohon yang nanti nanti akan secara simultan mulai ditanam ini di bulan November dan Desember. Karena kalau sekarang ditanam musim kering banyak yang mati,” katanya.
Pengembangan kawasan kopi tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan luas tanam, tetapi juga membangun basis produksi kopi yang lebih kuat di Buleleng. Dengan pemilihan kawasan yang tepat dan penanaman pada waktu yang sesuai, pemerintah daerah menargetkan potensi perkebunan kopi dapat berkembang menjadi salah satu komoditas unggulan daerah.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah mendorong sektor pertanian dan perkebunan agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Pengembangan sentra kopi diharapkan dapat membuka peluang ekonomi yang lebih luas serta memperkuat kesejahteraan petani Buleleng.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....