Tarik Investor Baru, Buleleng Perkuat Peta Potensi Investasi
- 05 Sep 2026 06:59 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng memperkuat fondasi pengembangan investasi melalui penyusunan Kajian Peta Potensi Investasi Kabupaten Buleleng. Kajian tersebut diarahkan untuk menghasilkan peta berbasis data yang mampu menggambarkan peluang investasi sekaligus kesiapan wilayah untuk dikembangkan.
Pembahasan kajian dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) Laporan Antara Penyusunan Kajian Peta Potensi Investasi Kabupaten Buleleng, Kamis 3 September 2026. Kegiatan ini melibatkan perangkat daerah, para camat, Tim Pengendali Mutu, Tim Pelaksana, serta pihak terkait lainnya.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Buleleng, Ketut Suwarmawan, menegaskan hasil sidang Tim Pengendali Mutu memberikan penekanan pada output utama kajian, yakni peta potensi investasi. Penyusunan peta tersebut harus didukung basis data yang kuat dan selaras dengan dokumen perencanaan serta regulasi yang berlaku.
“Penyusunannya harus sinkron dengan data BPS, RTRW, RDTR, RPJMD, serta regulasi lain yang telah ada di Kabupaten Buleleng,” ucapnya.
Menurut Suwarmawan, FGD menjadi ruang untuk menguji dan memperkaya hasil kajian sementara yang telah disusun. Masukan dari perangkat daerah dan unsur kewilayahan diperlukan agar pemetaan tidak hanya menggambarkan potensi sektor atau komoditas unggulan, tetapi juga mempertimbangkan kondisi dan kesiapan setiap wilayah.
“Forum ini tidak hanya menjadi ruang untuk menyampaikan hasil sementara kajian, tetapi juga menjadi ruang bagi kita semua untuk memberikan masukan, koreksi, data, informasi serta perspektif dari masing-masing sektor dan wilayah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemetaan potensi investasi perlu mempertimbangkan berbagai faktor yang dapat memengaruhi kelayakan pengembangan investasi. Faktor tersebut antara lain permasalahan di wilayah, peluang investasi, kebutuhan infrastruktur, kesiapan sumber daya, serta aspek pendukung lainnya.
“Masukan dari masing-masing pihak diharapkan dapat membantu menyempurnakan pemetaan potensi investasi, termasuk dalam melihat berbagai permasalahan, peluang, kebutuhan infrastruktur, kesiapan sumber daya, serta aspek pendukung lainnya,” jelasnya.
Kajian ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Buleleng mengidentifikasi dan memetakan potensi daerah yang memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai sektor maupun komoditas investasi. Peta yang dihasilkan nantinya diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai lokasi potensi, peluang pengembangan, serta kebutuhan yang harus dipersiapkan.
Penyusunan kajian melibatkan lintas sektor dan menggunakan data serta dokumen perencanaan daerah sebagai dasar pemetaan. Hasil FGD selanjutnya akan menjadi bahan penyempurnaan laporan antara menuju laporan akhir yang diharapkan dapat menjadi instrumen dalam menentukan arah pengembangan investasi Buleleng secara lebih tepat.
Suwarmawan juga mengapresiasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Buleleng yang telah memfasilitasi pelaksanaan FGD. Apresiasi turut diberikan kepada Tim Pelaksana dari Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) atas pelaksanaan kajian tersebut.
Keberadaan Peta Potensi Investasi Buleleng diharapkan mampu membuka peluang investasi yang lebih terarah sesuai karakteristik wilayah. Selain mendukung pengembangan potensi daerah, kajian tersebut diharapkan memberikan nilai tambah bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....