Perkuat Layanan, ASDP Tingkatkan Kapasitas Dermaga 2 Gilimanuk Jadi 50 Ton

  • 05 Sep 2026 07:00 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) meningkatkan kapasitas Dermaga 2 Pelabuhan Gilimanuk, Bali, dari 30 ton menjadi 50 ton. Pengembangan ini dilakukan untuk memperkuat keandalan layanan penyeberangan sekaligus mengantisipasi pertumbuhan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di lintasan Jawa–Bali.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan peningkatan kapasitas dermaga merupakan bagian dari investasi jangka panjang untuk memperkuat fleksibilitas operasional. Infrastruktur yang lebih memadai diharapkan dapat mempercepat pelayanan kendaraan serta mendukung kelancaran arus penumpang dan logistik.

"Peningkatan kapasitas Dermaga 2 Gilimanuk dari 30 ton menjadi 50 ton merupakan bagian dari investasi jangka panjang ASDP dalam memperkuat keandalan layanan Jawa–Bali. Dengan kapasitas infrastruktur yang semakin memadai, kami ingin menciptakan fleksibilitas operasional yang lebih baik," ujar Heru dikutip dari laman ASDP.id.

Peningkatan Dermaga 2 Gilimanuk dilakukan terintegrasi dengan pengembangan Dermaga Ponton Ketapang, Banyuwangi, menjadi Moveable Bridge (MB) permanen berkapasitas 50 ton. Kesetaraan kapasitas di kedua sisi diharapkan memberikan lebih banyak pilihan dalam pengaturan kapal dan arus kendaraan, khususnya saat trafik meningkat.

Sementara itu, General Manager ASDP Cabang Ketapang, Media Syahrianto, mengatakan pola operasi saat ini disesuaikan secara dinamis dengan mempertimbangkan trafik, kesiapan dermaga dan kapal, serta kondisi cuaca dan perairan. Sebanyak 26 kapal mendukung pelayanan pada lintasan Ketapang–Gilimanuk.

"Kami terus berkoordinasi dengan regulator, kepolisian, dan stakeholder terkait untuk mengoptimalkan pola operasi sesuai perkembangan kondisi di lapangan. Pengaturan trafik juga dilakukan pada area pelabuhan dan akses menuju pelabuhan, termasuk pemanfaatan area Bulusan sebagai buffer zone apabila diperlukan," ucap Media.

Pekerjaan peningkatan kapasitas Dermaga 2 Gilimanuk telah berlangsung sejak 21 Agustus 2026. Selama pekerjaan, ASDP melakukan penyesuaian pola operasi bersama regulator dan stakeholder untuk menjaga kesinambungan pelayanan dengan tetap mengutamakan keselamatan.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan melalui lintasan Ketapang–Gilimanuk untuk memperhatikan informasi terbaru terkait layanan dan operasional pelabuhan. Informasi dapat diperoleh melalui Contact Center ASDP 191, sementara pengembangan infrastruktur di Gilimanuk dan Ketapang diharapkan semakin memperkuat layanan penyeberangan Jawa–Bali yang aman, andal dan efisien.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....