ASDP Percepat Distribusi Bantuan Gempa ke Wilayah NTT
- 18 Agt 2026 14:57 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Jakarta – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkuat peran konektivitas penyeberangan untuk mendukung penanganan dan pemulihan wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah gempa. Jalur penyeberangan dimanfaatkan untuk mempercepat mobilisasi logistik, tenaga kesehatan, personel, serta kebutuhan kemanusiaan menuju daerah terdampak.
Upaya tersebut dilakukan melalui keberangkatan KMP Ile Labalekan dari Pelabuhan Bolok, Kupang, menuju Pelabuhan Nangakeo, Ende, Minggu, 16 Agustus 2026, pukul 22.05 WITA. Kapal menempuh jarak sekitar 155 mil laut dengan waktu perjalanan diperkirakan 18 jam.
KMP Ile Labalekan membawa berbagai kebutuhan untuk mendukung penanganan dampak gempa di Kabupaten Ende. Bantuan tersebut merupakan hasil sinergi pemerintah, BUMN, dan sejumlah pemangku kepentingan.
Sejumlah pihak yang terlibat antara lain Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, BNPB Provinsi NTT, BPTD Kelas II Provinsi NTT, BPJN Kementerian PUPR, Polda NTT, Kementerian ESDM, ASDP, Pelindo, Bulog, Telkom, dan PLN.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, konektivitas antarpulau memiliki peran penting dalam kondisi tanggap darurat, terutama untuk mempercepat pergerakan bantuan menuju wilayah yang membutuhkan.
“ASDP siap mengambil peran melalui konektivitas penyeberangan agar bantuan kemanusiaan dapat segera bergerak menuju wilayah yang membutuhkan,” ujar Heru.
Menurutnya, sarana transportasi dan armada penyeberangan akan terus dioptimalkan untuk mendukung pemerintah dan masyarakat, baik pada tahap penanganan darurat maupun proses pemulihan pascabencana.
Dalam pelayaran tersebut, KMP Ile Labalekan mengangkut sejumlah kebutuhan, mulai dari tenda, karpet, perlengkapan medis, obat-obatan, sembako, makanan dan minuman ringan hingga genset.
Sebanyak 92 orang turut dalam perjalanan, termasuk tiga dokter, petugas dari sejumlah instansi dan satu pleton Brimob Polda NTT.
Dari sisi kendaraan, muatan kapal terdiri atas dua unit kendaraan Golongan II R-2, enam unit Golongan IV Penumpang, 10 unit Golongan IV Barang, dua unit Golongan V Penumpang, enam unit Golongan V Barang, satu unit Golongan VI Barang dan lima unit Golongan VII.
Layanan Penyeberangan Disesuaikan Kondisi
ASDP juga melakukan penyesuaian operasional berdasarkan perkembangan kondisi keselamatan pelayaran. Mengacu pada Maklumat Pelayaran Kepala KSOP Kupang tertanggal 15 Agustus 2026, sejumlah pelayaran pada 15 hingga 16 Agustus ditunda sebagai langkah pencegahan.
Hingga saat ini, ASDP menyebut tidak terdapat laporan kerusakan fasilitas pelabuhan maupun gangguan lintasan yang dioperasikan akibat gempa.
Penyesuaian jadwal pelayaran dilakukan secara dinamis melalui koordinasi dengan BMKG, KSOP dan KUPP. Di sisi lain, penurunan jumlah penumpang serta dampak penundaan keberangkatan turut menyebabkan antrean kendaraan di sejumlah lokasi.
Untuk lintasan yang telah dinyatakan aman, layanan akan dipulihkan secara bertahap. ASDP juga menyiapkan opsi penambahan perjalanan maupun penyesuaian armada dengan tetap mempertimbangkan kondisi keselamatan.
Corporate Secretary ASDP Windy Andale mengatakan penanganan bencana membutuhkan koordinasi lintas sektor serta mobilisasi yang cepat.
“ASDP mendukung dari sisi konektivitas dan fasilitas penyeberangan agar bantuan dari berbagai pihak dapat segera menjangkau masyarakat di wilayah terdampak,” jelas Windy.
Dukungan terhadap mobilisasi bantuan juga dilanjutkan pada Senin, 17 Agustus 2026. Bantuan logistik tambahan direncanakan diberangkatkan menggunakan KMP Lakaan dari Kupang menuju Ende.
ASDP memastikan kesiapan armada, fasilitas pelabuhan dan sumber daya manusia terus dijaga untuk mendukung penanganan bencana sekaligus mempercepat pemulihan masyarakat NTT.
Bagi ASDP, konektivitas penyeberangan dalam situasi darurat tidak hanya berkaitan dengan mobilitas penumpang dan barang, tetapi juga menjadi jalur penting agar bantuan kemanusiaan dapat menjangkau masyarakat terdampak di berbagai wilayah kepulauan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....