Dapur Semi Permanen di Mendoyo Terbakar, Kerugian Rp30 Juta
- 02 Sep 2026 06:55 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara – Bangunan dapur semi permanen milik warga di Banjar Ngoneng, Desa Mendoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, terbakar pada Selasa, 1 September 2026 pagi. Kebakaran diduga dipicu bara tungku tradisional yang digunakan untuk memasak.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun, bangunan dapur berukuran sekitar 4 x 2,5 meter mengalami kerusakan dan kerugian material ditaksir mencapai Rp30 juta.
Kapolsek Mendoyo Kompol I Wayan Sartika mengatakan, kebakaran diketahui sekitar pukul 10.00 WITA. Api pertama kali terlihat oleh seorang warga yang baru selesai mandi dan mendapati kobaran api sudah membesar di dapur milik Ni Gusti Ayu Kade Ginten.
“Warga yang melihat kejadian kemudian meminta pertolongan dan masyarakat sekitar berdatangan untuk melakukan pemadaman secara manual,” kata Kompol I Wayan Sartika.
Upaya warga sempat dilakukan untuk mencegah api meluas. Namun, kobaran api dengan cepat membesar karena di dalam bangunan terdapat sejumlah material yang mudah terbakar.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Jembrana kemudian dihubungi untuk melakukan penanganan. Empat unit mobil pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 10.40 WITA dan langsung melakukan pemadaman.
Setelah berjibaku sekitar 20 menit, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan pada pukul 11.00 WITA. Petugas selanjutnya memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Dari hasil keterangan yang diperoleh kepolisian, sebelum kejadian korban sempat menggunakan tungku tradisional berbahan bakar kayu untuk memasak. Setelah selesai, korban meninggalkan rumah untuk pergi ke kebun memetik pisang.
“Menurut keterangan keluarga, tungku sudah dimatikan saat ditinggalkan. Namun, masih terdapat bara api,” jelasnya.
Di sekitar tungku terdapat daun kelapa kering atau danyuh. Sementara di dalam dapur tersimpan tumpukan kayu bakar dan sekitar 50 ikat sapu lidi. Material tersebut diduga membuat api cepat membesar dan melahap bangunan dapur.
Saat kebakaran terjadi, anak korban, I Gusti Ngurah Komang Widen, bersama istrinya juga sedang tidak berada di rumah karena pergi berbelanja. Keduanya tiba ketika warga dan petugas sudah melakukan penanganan.
Polsek Mendoyo mengingatkan masyarakat agar memastikan sumber api benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah, terutama setelah menggunakan tungku berbahan bakar kayu. Keberadaan bahan-bahan mudah terbakar di sekitar sumber api juga perlu diperhatikan untuk mencegah kebakaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....