Ngaben Massal di Buleleng Dapat Dukungan Rp1 Juta per Sawa

  • 01 Sep 2026 05:30 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Pemerintah Kabupaten Buleleng menyalurkan bantuan pembiayaan ngaben massal sebesar Rp516 juta untuk mendukung 516 sawa di delapan desa adat sepanjang tahun 2026.
  • Setiap keluarga (sawa) yang mengikuti prosesi ngaben massal menerima bantuan langsung sebesar Rp1 juta dari anggaran pemerintah daerah.
  • Skema bantuan ini merupakan bagian dari dukungan pemerintah terhadap pelaksanaan upacara Pitra Yadnya yang dilakukan secara bersama-sama oleh masyarakat adat (krama adat).

RRI.CO.ID, Singaraja - Pelaksanaan ngaben massal di sejumlah desa adat di Kabupaten Buleleng mendapat dukungan pembiayaan dari pemerintah daerah. Sepanjang 2026, bantuan telah disalurkan untuk 516 sawa di delapan desa adat dengan total anggaran Rp516 juta.

Bantuan diberikan sebesar Rp1 juta untuk setiap sawa yang mengikuti prosesi ngaben massal. Skema tersebut diterapkan sebagai bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan upacara Pitra Yadnya yang dilakukan secara bersama oleh krama adat.

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyebutkan, bantuan hanya diperuntukkan bagi sawa yang mengikuti prosesi ngaben massal. Adapun upacara ngerapuh tidak masuk dalam sasaran program.

“Sementara upacara ngerapuh tidak termasuk dalam cakupan bantuannya,” ujarnya.

Dengan jumlah 169 desa adat di Buleleng, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap. Setiap tahun, program tersebut direncanakan menyasar sekitar seperempat hingga seperlima dari keseluruhan desa adat.

Salah satu desa yang telah menerima bantuan adalah Desa Adat Tambakan, Kecamatan Kubutambahan. Dalam pelaksanaan ngaben massal pada Juli 2026, sebanyak 91 sawa mengikuti prosesi dan mendapat dukungan hibah sebesar Rp91 juta.

Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna mengatakan, dukungan pembiayaan tersebut juga diharapkan dapat membantu keberlangsungan lembaga adat dalam menjalankan aktivitas keagamaan dan kebudayaan.

“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban finansial krama adat yang melaksanakan upacara Pitra Yadnya, sekaligus memperkuat eksistensi lembaga adat sebagai pilar pelestarian budaya Bali,” kata Supriatna.

Selain bantuan ngaben massal, dukungan pemerintah daerah juga diarahkan kepada desa adat dan subak melalui bantuan tahunan untuk pembangunan infrastruktur, penguatan kelembagaan, serta kegiatan keagamaan dan kebudayaan.

Penyaluran secara bertahap diharapkan dapat memperluas penerima manfaat program di desa-desa adat Buleleng.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....