Lovina Festival 2026 Siap Digelar, Pemkab Buleleng Finalkan Persiapan

  • 20 Jul 2026 23:48 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng memastikan seluruh persiapan menjelang pelaksanaan Lovina Festival 2026 memasuki tahap akhir. Festival yang menjadi bagian dari Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 itu dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 24 hingga 29 Juli 2026, dengan melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), pelaku pariwisata, dan masyarakat.

Kesiapan pelaksanaan festival dibahas dalam rapat final yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Buleleng sekaligus Ketua Panitia Lovina Festival 2026, Putu Ayu Reika Nurhaeni, di Ruang Rapat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, Senin 20 Juli 2026. Rapat tersebut dihadiri jajaran OPD terkait, perbekel di kawasan sekitar lokasi kegiatan, serta pelaku usaha pariwisata untuk memastikan seluruh aspek teknis telah siap sebelum hari pembukaan.

Dalam rapat tersebut, Reika menegaskan bahwa pembahasan difokuskan pada penyempurnaan seluruh kebutuhan teknis agar penyelenggaraan festival dapat berjalan lancar. Ia juga mengapresiasi keterlibatan seluruh pihak yang telah mendukung proses persiapan sejak awal.

"Ini merupakan rapat akhir persiapan. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama. Mari manfaatkan kesempatan ini untuk memastikan seluruh persiapan benar-benar matang sehingga Lovina Festival 2026 dapat berlangsung sukses," ujarnya.

Berbagai langkah telah disiapkan untuk mendukung kelancaran kegiatan, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga pengamanan kawasan festival. Dinas Perhubungan menyiapkan 10 kantong parkir yang tersebar di sejumlah titik dengan dukungan Desa Kalibukbuk dan Desa Kaliasem untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan selama acara berlangsung.

Di bidang keamanan dan pelayanan publik, Satpol PP bersama unsur terkait akan melakukan skrining, patroli, serta pengamanan di 14 titik strategis. Selain itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) menyiagakan personel untuk mengantisipasi kondisi darurat, sementara Dinas Kesehatan menyediakan layanan medis guna memberikan pelayanan cepat bagi pengunjung apabila diperlukan.

Upaya menjaga kebersihan kawasan wisata juga menjadi perhatian panitia. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menempatkan sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS) di area festival dan menjadwalkan pembersihan kawasan sebanyak tiga kali setiap hari. Para pelaku UMKM yang berpartisipasi juga diminta mengelola sampah sejak dari sumbernya agar lingkungan tetap bersih dan nyaman selama festival berlangsung.

Dukungan terhadap sektor ekonomi lokal turut diperkuat melalui keterlibatan pelaku usaha. Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagperinkop UKM) telah melakukan kurasi terhadap 82 pelaku UMKM sehingga produk yang dipasarkan memenuhi standar kualitas dan memiliki daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung.

Sementara itu, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng melalui Seksi Kehumasan menyiapkan layanan komunikasi publik secara menyeluruh. Layanan tersebut meliputi dokumentasi, publikasi media, fasilitasi konferensi pers, penyusunan siaran pers bersama Tim Kreatif dan Protokol Komunikasi Pimpinan (Prokom), siaran keliling, hingga layanan live streaming agar masyarakat dapat mengikuti rangkaian kegiatan secara daring.

Lovina Festival 2026 akan menghadirkan berbagai agenda, seperti lomba perahu layar mini, Lovina Run, Cross Country, Lomba Sapi Gerumbungan, Gemar Makan Ikan, pertunjukan seni budaya, hingga hiburan musik modern. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, festival diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta memperkuat posisi Lovina sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Bali Utara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....