Gudang Penyulingan Cengkeh di Padangbulia Terbakar, Kerugian Capai Rp700 Juta

  • 31 Agt 2026 06:42 WIB
  •  Singaraja
Poin Utama
  • Kebakaran gudang penyulingan daun cengkeh di Banjar Widarba Sari, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, Buleleng terjadi pada Sabtu 29 Agustus 2026 sekitar pukul 13.40 WITA.
  • Peristiwa kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik dan menyebabkan kerugian material sekitar Rp700 juta.
  • Bangunan gudang berukuran 15 kali 20 meter mengalami kerusakan berat akibat kebakaran berdasarkan hasil asesmen BPBD Buleleng.

RRI.CO.ID, Singaraja - Kebakaran menghanguskan gudang penyulingan daun cengkeh di Banjar Widarba Sari, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Sabtu 29 Agustus 2026. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.40 WITA tersebut diduga dipicu korsleting listrik dan menyebabkan kerugian material sekitar Rp700 juta.

Kalaksa BPBD Buleleng I Gede Suyasa mengatakan, berdasarkan hasil asesmen, bangunan gudang berukuran sekitar 15 kali 20 meter mengalami kerusakan berat akibat kebakaran. Informasi mengenai penyebab kebakaran diperoleh dari pemilik gudang di lokasi kejadian.

“Berdasarkan informasi pemilik gudang, kebakaran diduga akibat korsleting arus listrik. Kerusakan bangunan masuk kategori berat,” ujarnya.

Suyasa menjelaskan, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pencarian terhadap orang juga tidak dilakukan karena tidak ada laporan mengenai warga yang hilang akibat kebakaran.

BPBD Buleleng melalui Tim Reaksi Cepat Regu 2 kemudian melakukan asesmen untuk mengetahui kondisi dan dampak kejadian. Proses kaji cepat juga melibatkan aparat Desa Padangbulia dalam pendataan di lokasi.

Dari hasil pendataan, kerugian material berdasarkan informasi pemilik gudang diperkirakan mencapai sekitar Rp700 juta. Nilai tersebut mencakup kerusakan dan dampak kebakaran yang menghanguskan gudang penyulingan daun cengkeh.

Selain melakukan asesmen, BPBD Buleleng memberikan bantuan awal kepada pihak terdampak berupa dua lembar matras dan satu paket sembako. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk penanganan awal pascakejadian.

Suyasa mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan memastikan instalasi dan penggunaan listrik dalam kondisi aman. Pemeriksaan secara berkala dinilai penting untuk mencegah terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....