Sehari, Kebakaran Lahan Terjadi di Dua Lokasi di Jembrana
- 29 Agt 2026 20:55 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara – Musibah kebakaran lahan marak terjadi di wilayah Kabupaten Jembrana. Dalam kurun waktu sehari, peristiwa kebakaran melanda kawasan perkebunan warga di dua lokasi berbeda, yakni di Kecamatan Negara dan Kecamatan Mendoyo, pada Jumat, 28 Agustus 2026.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kabupaten Jembrana, I Ketut Eko Susilo AP, Jumat sore membenarkan terjadinya dua insiden kebakaran lahan tersebut. Pihaknya bergerak cepat merespons laporan masyarakat dengan menerjunkan tim Pemadam Kebakaran (Damkar) serta jajaran Trantibum dan Linmas ke setiap tempat kejadian perkara (TKP).
"Peristiwa pertama terjadi di Banjar Baluk I, Desa Baluk, Kecamatan Negara, sekitar pukul 11.15 WITA. Kebakaran melanda lahan kebun seluas kurang lebih 5 are milik I Kadek Samiasa," ujar Ketut Eko Susilo.
Insiden di Desa Baluk tersebut pertama kali diketahui oleh warga setempat, I Gede Arta, yang melihat kepulan asap tebal di sebelah selatan rumahnya. Informasi tersebut kemudian dilaporkan secara berjenjang melalui Babinsa dan Polprades Baluk hingga diteruskan ke Mako Damkar Jembrana.
"Menerima laporan tersebut, 3 unit armada Damkar langsung meluncur dan tiba di lokasi pukul 11.30 WITA. Api berhasil dipadamkan dengan menghabiskan satu tangki besar air PMK," jelasnya.
Eko Susilo mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran lahan di Baluk diduga kuat akibat puntung rokok yang dibuang sembarangan oleh pengguna jalan. Lokasi kebun yang berada di pinggir jalan serta dipenuhi vegetasi kering membuat api menyebar dengan cepat.
Tak berselang lama, peristiwa kebakaran kedua melanda lahan perkebunan milik Ni Luh Widari (51) di Banjar Sekar Pancasari, Desa Mendoyo Dauhtukad, Kecamatan Mendoyo, sekitar pukul 11.55 WITA.
"Pemilik lahan yang hendak ke rumah tetangganya melihat kepulan asap tebal dari lahannya. Saat didekati, api sudah membesar membakar semak belukar, pohon pisang, serta pohon kelapa. Saksi kemudian meminta anaknya, I Putu Dedi Mahaputra, untuk segera menghubungi Mako Damkar," ungkap Eko Susilo.
Regu III Damkar Jembrana yang tiba di lokasi dalam kurun waktu 10 menit langsung melakukan penanganan intensif dengan mengerahkan tiga unit armada (armada tangki merah, Hino tembak, dan Altora) serta menguras sekitar 3.500 liter air. Dalam waktu 15 menit, kobaran api berhasil dijinakkan secara kondusif.
Menurutnya tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dari kedua insiden tersebut. Kerugian materiil di lokasi Mendoyo Dauhtukad masih dalam proses pendataan, sementara di lokasi Desa Baluk dinyatakan nihil.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Jembrana untuk senantiasa waspada dan tidak membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan, terutama di dekat lahan kering yang sangat rentan memicu kebakaran," imbaunya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....