Festival Semarak Jembrana 2026 Meriah Berkat Semangat Ngayah
- 25 Agt 2026 09:02 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara – Keterbatasan anggaran tidak menghalangi Pemerintah Kabupaten Jembrana menghadirkan Festival Semarak Jembrana 2026. Semangat gotong royong atau ngayah menjadi kekuatan utama sehingga rangkaian perayaan tetap berlangsung meriah.
Festival yang digelar selama 10 hari tersebut menjadi bagian dari peringatan HUT Kota Negara, Hari Jadi Provinsi Bali, sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Puncak kegiatan ditandai dengan Parade Budaya Nusantara bertema Taman Sari Bhinneka Tunggal Ika yang berlangsung di sepanjang Jalan Ngurah Rai, Kota Negara, Minggu, 23 Agustus 2026.
Ribuan seniman lokal ambil bagian dalam parade tersebut. Beragam atraksi seni dan budaya ditampilkan untuk menggambarkan keberagaman suku, etnis, serta tradisi yang hidup berdampingan di Kabupaten Jembrana.
Selama pelaksanaan Festival Semarak Jembrana, kegiatan dipusatkan pada tiga kawasan utama. Area Parkir Pemkab Jembrana menjadi sentra kegiatan ekonomi dengan menghadirkan kerajinan lokal, UMKM, pameran ekonomi kreatif hingga job fair.
Sementara itu, Pura Jagatnatha menjadi ruang pelestarian seni tradisi melalui berbagai pertunjukan, seperti Gong Kebyar, Baleganjur dan Drama Gong.
Adapun Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno digunakan sebagai ruang ekspresi seni lintas generasi. Berbagai pertunjukan ditampilkan, mulai dari seni kontemporer, konser musik, Jegog, Joged Bumbung hingga Wayang Kulit.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengatakan tingginya antusiasme masyarakat menjadi salah satu alasan pemerintah daerah tetap mempertahankan festival tersebut meski berada dalam situasi keterbatasan fiskal.
Menurutnya, masyarakat dari berbagai wilayah di Jembrana bahkan rela datang dari pelosok desa untuk menyaksikan pertunjukan seni yang disuguhkan.
"Kita ingin menghadirkan hiburan yang memang dibutuhkan masyarakat. Di tengah situasi sulit saat ini, kunci utamanya adalah gotong royong. Panitia semua ngayah, seniman juga ngayah, ditambah dukungan swasta, BUMN, BUMD, hingga komunitas," ujar Bupati Kembang.
Ia menilai semangat ngayah yang ditunjukkan berbagai pihak menjadi bukti bahwa kegiatan kebudayaan dapat tetap berjalan dengan mengedepankan kebersamaan.
Lebih dari sekadar hiburan, Parade Budaya Nusantara diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat dan seniman untuk menyalurkan kreativitas sekaligus memperkuat rasa persatuan.
Bupati Kembang berharap semangat tersebut terus tumbuh dan menjadi bagian dari upaya membangun Jembrana yang maju, harmonis dan bermartabat.
Festival Semarak Jembrana 2026 pun menjadi momentum untuk mempertemukan seni, budaya, ekonomi kreatif dan masyarakat dalam satu ruang kebersamaan, sekaligus menjaga identitas daerah di tengah perkembangan zaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....